Cabuli Anak Tiri, Seorang Pria di Narmada Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

ilustrasi pencabulan, by: net

kicknews.today Mataram – RD (43) warga Dusun Sidemen, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Diduga telah tega memperkosa anak tirinya yang baru duduk dibangku SMP.

Diungkapkan Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polres Mataram, Ipda Eka Dian Pratiwi, kejadian bejat itu diduga terjadi pada Sabtu (14/1), waktu itu korban RJ (14) baru selesai mandi. Tiba-tiba RD masuk ke kamar anak tirinya.

“Tiba-tiba pelaku langsung masuk mendorong dan membenturkan korban ke tembok dan memeras payudara anak tirinya,” ujarnya, Rabu (18/1).

Prilaku bejat tersangka pelaku, disebut sudah tersalurkan hingga dua kali kepada anak tirinya itu. Aksi bejat RD akhirnya diketahui oleh sang istri, yang tak lain merupakan ibu korban. Istri pelaku lalu membawa korban ke keluarganya dan menceritakan kejadian ini.

“Istrinya sempat menampar wajah pelaku, tetapi pelaku justru mengancam korban dan istrinya agar tidak melapor ke siapapun. Namun ibu korban tetap melaporkan kejadian itu kepada keluarga terdekat sehingga laporan tersebut diterusan ke Polsek Naramada,” jelasnya.

Karena kejadian ini, RJ mengalami trauma dan depresi. Ia sampai saat ini masih dalam perlindungan dan pengawasan Anggota PPA Polres Mataram. Sementara pelaku sudah diamankan di kantor Polisi.

“Korban depresi akibat perlakuan ayah tirinya yang tidak bermoral. Saat ini kami masih menangani kasus ini,” katanya.

Tersangka pelaku akan dijerat dengan pasal 818 ayat 1 tentang persetubuhan dan pencabulan dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat