Pemprov NTB Sebut Belum Terima Surat Permohonan Pelaksanaan Acara Habib Rizieq di IC

Karo Humas dan Protokoler Pemprov NTB H. Yusron Hadi
Karo Humas dan Protokoler Pemprov NTB H. Yusron Hadi

kicknews.today Mataram – Pemerintah Provinsi NTB belum resmi mengeluarkan pernyataan bahwa tidak mengizinkan Habib Rizieq menggelar kegiatan keagamaan di Islamic Center (IC).

“Kita belum menerima surat permohonan resmi tersebut dari pihak panitia penyelenggara,” ungkap Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, H. Yusro Hadi, Selasa (17/01).

Dia menjelaskan, bahwa IC yang telah dihajatkan sebagai pusat peradaban Islam sekaligus Icon NTB baru-baru ini mulai beroperasi untuk kegiatan peribadatan. Dimana, kedepan akan diperkaya dengan aktivitas sosial dan ekonomi keummatan.

Yusron juga menyebutkan bahwa saat ini, IC masih dalam masa pemeliharaan dan penataan landscape sampai dengan awal Februari mendatang, sehingga dikhawatirkan pergerakan orang dalam jumlah besar bisa jadi malah tidak leluasa.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB, HL Syafi’i. Dia menegaskan bahwa tidak ada yang melarang siapapun menggelar acara di IC, asalkan sesuai prosedur. Terlebih, kegiatan tabligh akbar yang akan dihadiri Habib Razieq. Hanya saja, Pemerintah Provinsi belum menerima surat terkait kegiatan ini.

“Kalau ada surat jelas komunikasi dengan pihak terkait misal Gub, Polda, Korem,” katanya.

Dia menyatakan telah menerima informasi bahwa kegiatan tersebut sudah mendapat izin penyelenggaraan di Kabupaten Lombok Tengah. Sehingga menjadi tugas Bakesbangpoldagri untuk memantaunya.

“IC kan ada kepala UPT, sehingga ada tata cara penggunaan, apalagi dakwah. Silahkan saja ikuti prosedur, saya rasa tidak ada yang menolak,” terangnya.

Sementara, salah seorang dari panitia penyelenggara kegiatan Dedy AZ. Menjelaskan bahwa kegiatan itu tidak jadi digelar di IC sehingga dialihkan ke Kabupaten Lombok Tengah.

“Izin kegiatan sudah keluar dari Polres Loteng, Ketua AUI juga sekretaris panitia, akan hadir Pimpinan GNPF Habib Rizieq Shihab, Ustadz Bahtiar Nasir, Ustadz Zautun Rasmin, KH Asyafii Rasyid,” paparnya sembil mengatakan bahwa undangan belum disebarkan. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat