Geledah Rumah Pembobol Bagasi Penumpang di Bandara Lombok, Ini Yang Didapat Polisi

Barang bukti yang ditemukan di rumah pembobol bagasi di BIL

 

kicknews.today Lombok Tengah – Aparat Kepolisian Lombok Tengah berhasil mengungkap keberadaan spesialis yang diduga kerap mengambil barang penumpang di Lombok Internasional Airport (LIA), Jumat (13/1). Korbannya, yaitu salah satu penumpang tujuan Jakarta atas nama Calvin Michael.

Pelaku berinisial JU (26) warga asal Kelurahan Semayam, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah ini tak berkutik setelah polisi membeberkan sejumlah bukti rekaman kamera CCTV hasil perbuatannya.

‘’Pelaku sudah diamankan. Kami di bantu oleh pihak bandara dengan menemukan bukti rekaman CCTV sehingga pelaku tidak dapat mengelak lagi,” ujar Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya, Sabtu (14/1).

BACA JUGA : Polres Loteng Bekuk Spesialis Pembobol Bagasi di Bandara Lombok

Korban diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 1,2 miliar. Untuk mendapatkan alat bukti penguat dalam persidangan, pihak kepolisian juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Benar saja, banyak ditemukan barang yang diduga hasil curian dari bagasi pesawat.

‘’Disana kami temukan banyak barang bukti, diantaranya memang merupakan barang High Class berupa jam tangan mewah senilai 1,2 miliar (Sesuai dengan Laporan Polisi), laptop Asus dan Mcbook serta banyak lagi barang berharga lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA : Penumpang Tujuan Jakarta Yang Bagasinya Dibobol di Bandara Lombok, Alami Kerugian Hingga Rp 1,2 Miliar

Setidaknya terdapat 39 item barang bukti yang ditemukan, ini cukup untuk menjebloskan pelaku ke penjara. Item barang tersebut, diantaranya baju 12 baju kaos, 11 tas, 3 buah power bank, 2 unit catok rambut, 8 headseat, 17 charger Hp dan kamera, 4 santer, 2 unit mesin cukur rambut, 1 telepon lengkah beserta kabel, 1 hairdrayer, 5 unit Hp, 2 laptop masing-masing merek Asus dan Macbook, 2 dus parfum, 14 jam tangan, 3 buah dompet, 1 nano spray, 3 ikat pinggang, 2 kotak anting lovisa, 1 kotak Alexander cristie, 2 mouse, 1 renteng kunci, dan 1 charger lapotop merek Machbook.

‘’Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, kita juga mendapatkan satu pelaku lainnya berinisial RO. Dari tangannya berhasil disita barang berupa sejumlah charger, 4 token terdiri dari Bank Mandiri, BCA, dan BNI serta bebera barang lain,” bebernya.

‘’Sepertinya terduga pelaku beroperasi sudah lama. Jadi kasus ini masih akan dilakukan pengembangan, pelaku dan semua barang bukti sudah kami amankan,” pungkasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat