Ternyata Kabupaten Bima Punya Laut Terbelah Seperti Dalam Kisah Nabi Musa

Pantai dengan laut terbelah di Bima seperti dalam kisah Nabi Musa

kicknews.today Bima – Ingat tentang kisah Nabi Musa AS yang kabur dari kejaran Raja Firaun dengan membelah lautan ? nampaknya lautan yang terbelah itu kini muncul di ujung timur pulau Sumbawa, Provinsi NTB lho. Namanya adalah Pantai Lariti, pantai yang berlokasi di Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape, Kabupaten Bima ini bisa terbelah saat kondisi air laut surut dan menutup kembali saat pasang.

Pantai ini berlokasi dekat dengan gerbang pelabuhan yang menghubungkan pulau Sumbawa dengan pulau Flores NTT, yaitu pelabuhan Sape. Jika dari Kota Bima, pantai ini bisa ditempuh hanya satu jam perjalanan mengendarai mobil.

‘’Saya pernah kesana dengan teman-teman saya, disana memang lautnya dangkal jadi ada kesan terbelah,” ujar salah seorang warga Kota Mataram yang pernah berkunjung, Juli Kurniawan, Kamis (12/1).

Menurutnya, panorama pantai Lariti sangat indah apalagi terumbu karangnya. Meskipun namanya tidak sebegitu terkenal dengan pantai lain di NTB semisal Senggigi atau Selong Belenak, kendati pantai ini memiliki ciri khas sendiri yang membuat pengunjungnya terpesona.

‘’Iya kalau dari jauh kelihatan terumbu karang seperti jalan membentang membelah laut sepanjang 100 meter dari bibir pantai hingga Nisa Lampa Jaram, Nisa ini layaknya pulau persinggahan,” jelasnya.

Tidak hanya ciri khas pantai Lariti yang memiliki belahan laut saja, eksotika sampai suasana yang terbilang sepi membuat pengunjung yang datang dapat menikmati moment santai. Ombak yang tak terlalu besar, ditambah angin sepoi-sepoi menjadikan pantai ini sebagai destinasi wisata yang harus diperhitungkan di NTB.

‘’Masyarakat sepertinya belum banyak yang tahu, kalau ini dikelola baik oleh pemerintah maka akan menghasilkan kunjungan wisatawan yang besar. Dampaknya juga dapat dirasakan baik oleh masyarakat dan pemerintah,” tandas pria yang kerap disapa Oboh ini.

Pantai yang mengingatkan akan kisah Nabi Musa ini, memang kerap dijadikan objek wisata masyarakat lokal setempat untuk berlibur. Dalam cerita tersebut, Nabi Musa dengan kaumnya terjebak di sebuah lautan merah. Lalu ketika memukulkan tongkat mukjizatnya, laut tersebut kemudian terbelah menjadi dua.

Akhirnya Nabi Musa beserta pengikutnya pun bisa menyebrangi lautan dengan aman. Sesampainya mereka di pinggiran, laut kembali menutup diri dan membuat Firaun beserta rombongan yang masih mengejar tergulung hempasan laut dan meninggal seketika.

Nah, berniat untuk berkunjung ke pantai Lariti, Kabupaten Bima ? segera siapkan barang-barang kalian ya guys.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat