Jadilah yang Pertama Tau

Puluhan Botol Tuak dan Brem Dimusnahkan Polisi di Lombok Timur

Pemusnahan Miras di Polsek Terara, Lotim

kicknews.today Lombok Timur – Minuman Keras (Miras) tradisional asal Lombok yaitu tuak dan brem acapkali dikonsumsi oleh masyarakat. Bahkan saking berlebihan meminum miras jenis ini, dampak yang ditimbulkannya pun menjadi negatif. Oleh karena itu, tidak salah jika aparat kepolisian kerap menyita untuk menekan peredarannya di masyarakat.

Kapolsek Terara, AKP Didik Harianto mengatakan, peredaran tuak diwilayahnya tidak dapat dipungkiri. Kendati pun sejumlah upaya guna menekan bahkan sampai membuat pelaku pengedar miras jera, juga selalu dilakukannya. Hanya saja, masyarakat masih saja didapati mengkonsumsi miras tersebut.

‘’Anggota dalam berbagai kesempatan kerap melakukan operasi dengan menyasar para penjual miras dan melakukan penyitaan terhadap miras yang ditemukan,” ujarnya, Senin (9/1).

Barang bukti yang diamankan itu telah dimusnahkan, diantaranya terdapat hingga puluhan botol miras yang sudah diamankan oleh anggota. Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Polsek sekitar pukul 09.00 wita, dengan disaksikan oleh Danramil Terara, Kapten Sarijo bersama Kasi Trantib Kecamatan Terara, H. L. Rumentas.

‘’Kita sudah musnahkan, tetapi kami akan terus berupaya memberantas peredarannya diwilayah Terara,” jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau, supaya masyarakat menjauhi minuman keras. Sebab, beberapa tindak kejahatan yang terjadi disebabkan oleh faktor minuman keras yang ditengguk pelakunya terlebih dahulu.

‘’Sebagai masyarakat yang mayoritas muslim tentu minuman keras ini tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi apapun jenisnya dan tidak ada manfaatnya sama sekali,” katanya.

‘’Selain kerap menyebabkan perpecahan, juga dapat mengganggu kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu, saya menghimbau masyarakat agar menjauhi minuman keras,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat