BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Wagub NTB Prihatin Adanya Dugaan Pungli di SMPN 6 Mataram

Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin

 

kicknews.today Mataram – Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin menyatakan prihatin atas masih adanya dugaan pungutan liar dengan dalih untuk membeli fasilitas ujian nasional berbasis komputer di lingkup dunia pendidikan. Padahal menurutnya, dana pendidikan sudah disiapkan Negara berupa bantuan operasional sekolah (BOS), namun faktanya masih saja terdengar pembebanan pada siswa.

“Apapun jenis pungutan harus jelas dasar hukumnya, jangan lihat kesepakatan. Apa dibenarkan? terlebih memberatkan siswa,” ungkapnya usai gelar rapat pimpinan kepala SKPD lingkup Pemprov, Selasa (10/01).

Dikatakannya, mestinya sudah tidak boleh lagi ada pungutan di dunia pendidikan, kalau pun beralasan sumbangan seikhlasnya harus diperkuat dengan pernyataan yang didasari landasan hukum yang jelas, Karena tidak mungkin ada yang melapor ke Tim Saber Pugli jika ada kesepakatan Komite dengan wali murid.

Dia sangat mengapresiasi kerja Tim Saber, namun menurutnya harus lebih optimal lagi, agar tidak terjadi lagi kejadian serupa. Terlebih lanjutnya, banyak laporan masyarakat terhadap kerja lembaga atau instansi pelayanan.

“Masyarakat sudah melek, saya minta instansi dan lembaga pelayanan. Berikan pelayanan terbaik, jangan ada pungli atau minta imbalan kalau tidak ada ketentuan,” katanya.

Sementara, Wakil ketua Saber Pungli Provinsi NTB, Ibnu Salim menyampaikan, Tim terus mendalami dugaan pungutan oleh pihak SMPN 6 Mataram.

“Masih mengumpulkan keterangan dan dalami data. Kalau ada indikasi pidana, itu ranah aparat penegak hukum,” ujarnya.

Yang jelas lanjutnya, tim turun atas dasar informasi masyarakat. yang kemudian ditindaklanjuti untuk didalam apakah ada pelanggaran atau tidak. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Dua Pecatan Polisi Dikepung Setelah Curi Mobil Kades di Loteng

  kicknews.today Lombok Tengah – Dua orang pecatan polisi berinisial ST (39) asal Praya Barat ...