in

Hakim Pengadilan Mataram Menolak Eksepsi Gatot Brajamusti dan Istri

Suasana sidang Gatot Brajamusti
Suasana sidang Gatot Brajamusti

kicknews.today – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram, Nusa Tenggara Barat, menolak eksepsi yang diajukan mantan Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti, yang saat ini berstatus sebagai terdakwa dalam kasus penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu. Selain esepsi yang di ajukan Gatot Brajamusti, eksepsi yang diajukan istri Gatot, Dewi Aminah juga di Tolak.

“Berdasarkan uraian pertimbangannya, majelis hakim menyatakan eksepsi terdakwa ditolak,” ujar Ketua Majelis Hakim Dr Yapi Senin (9/1) di Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram.

Untuk itu, surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dengan nomor registrasi perkara PDM-298/MATAR/12/2016 telah dinyatakan sah menurut hukum.

“Oleh karena surat dakwaannya telah dinyatakan sah menurut hukum, majelis hakim memerintahkan kepada JPU untuk melanjutkan ke agenda selanjutnya, yakni pemeriksaan perkaranya dengan menghadirkan saksi-saksi,” lanjut Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Mataram itu.

Dengan adanya keputusan tersebut, maka majelis hakim selanjutnya meminta agar sidang perkara Gatot Brajamusti dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dilaksanakan pada Senin (23/1) pekan depan.

“Sidangnya kita tunda sampai dua pekan mendatang, tepatnya Senin (23/1) dan Kamis (26/1),”katanya.

Keputusan yang sama juga disampaikan majelis hakim terhadap istri Gatot Brajamusti, Dewi Aminah. Putusan sela Dewi Aminah dibacakan setelah sidang Gatot Brajamusti selesai. Dalam keputusannya, majelis hakim juga menolak eksepsi Dewi Aminah dan meminta JPU untuk melanjutkan sidang perkaranya pada dua pekan mendatang, tepatnya Senin (23/1).

Terkait dengan putusan hakim, Gatot Brajamusti dan istrinya Dewi Aminah melalui perwakilan penasihat hukumnya Arif Suryadiata menyampaikan bahwa pihaknya menghargai keputusan majelis hakim dan siap untuk melanjutkan persidangannya yang telah diagendakan dua pekan mendatang.

“Secara mendasar keputusan hakim itu tetap kita hargai. Namun untuk materi yang sudah tertuang dalam eksepsi, nantinya akan kita buktikan lagi dalam proses sidang selanjutnya,” kata Arif, saat di temui di Pengadilan Negri Mataram.(mh).