BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Tim Saber Pungli NTB Temukan Dana Rp. 200 Juta Terkumpul Dari Murid SMPN 6 Mataram

Wakil ketua Saber Pungli NTB, Ibnu Salim, usai bertemu pihak SMPN 6 Mataram

kicknews.today Mataram – Setelah melakukan pendalaman dan meminta keterangan pihak SMPN 6 Mataram, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar NTB menemukan adanya dana terkumpul hingga sebesar Rp.200 Juta dari siswa yang ada di sekolah favorit tersebut.

Wakil ketua Saber Pungli NTB, Ibnu Salim mengatakan, turunnya tim Saber Pungli ke sekolah yang bersangkutan merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat bahwa adanya dana yang dikumpulkan sekolah untuk mendukung pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer senilai Rp.300 ribu dari siswa siswi kelas IX.

BACA JUGA : Dugaan Pungli di SMPN 6 mataram, Tim Saber Periksa Pihak Sekolah

“Karena ada laporan, ya kami turunkan tim untuk mendalami dan kumpulkan data,” ungkapnya, usai bertemu pihak sekolah yang bersangkutan, Senin (9/01).

Dikatakannya, dari keterangan guru sementara betul ada pengumpulan dana, namun hal ini masih perlu di dalami, apakah masuk katagori pungutan atau sumbangan. Sampai saat ini keterangan dari pihak sekolah, dana yang sudah terkumpul adalah sebesar Rp.200 juta.

Disebutkan juga bahwa, alasan adanya pengumpulan dana ini akibat keterbatasan sarana dan prasarana sekolah, sehingga orang tua murid sepakat mendukung pengadaan alat dan jaringan guna mempercepat akses untuk menempuh ujian nasional. Diantaranya berbentuk pengadaan komputer, jaringan internet dan lainnya.

“Kita dalami dulu, kalau tidak ada aturan ya tidak boleh. Setelah tim saber dalami, akan berikan keputusan, apakah ada aturan atau perda (yang menjadi dasar. red) meminta uang. Ada pengakuan sekolah uang itu disepakati Komite dengan wali murid,” katanya.

Disatu sisi, Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Bagus Satria Wibowo, belum berani memberikan keterangan lebih jauh. Hanya saja, kedatanganya bersama tim Saber Pungli adalah untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang tentunya akan diproses lebih lanjut.

“Belum ada gambaran, indikasi hanya menindaklnjuti laporan saja,” ujarnya.

Menepis dugaan tersebut, Wakil Kepala SMPN 6 Mataram, Azizudin membantah telah melakukan pungutan, karena menurutnya hal itu adalah urusan komite. Selain itu juga, pengumpulan dana ini tidak bersifat mengikat atau dengan kata lain dikumpulkan oleh wali murid secara sukarela.

“Tidak semua siswa, hanya klas IX dan jumlah 379 orang dikalikan Rp.200 ribu untuk melengkapi kekurangan fasilitas ujian nasional berbasis komputer,” kilahnya.

Disinggung mengenai penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan Pemerintah Pusat, Azis enggan memberikan keterangan.

“Mohon maaf, tulis yang baik-baik ya, itu urusan komite,” pungkasnya.

Pantuan kicknews.today dilapangan, saat Tim Saber Pungli NTB, keluar dari ruangan Kepala Sekolah. Tampak mereka membawa sejumlah map, yang kemungkinan berisi berkas-berkas terkait pendalaman laporan tersebut. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Warning…! SKPD tak Kembalikan Kerugian Negara Bakal Berurusan dengan Kejaksaan

  Mataram – Inspektoral Provinsi NTB mengeluarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diserahkan kepada Kejaksaan. ...