in

Puluhan Anak Terlibat Kasus Narkoba Ditangani LPA NTB, Mereka Dari Keluarga Tak Harmonis

ilustrasi anak korban penyalahgunaan narkoba
ilustrasi anak korban penyalahgunaan narkoba

kicknews.today Mataram, – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Nusa Tenggara Barat menangani lebih dari 30 anak yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2016.

Koordinator Divisi Hukum dan Advokasi LPA NTB Joko Jumadi, di Mataram, Minggu (8/1) mengatakan, sebagian besar anak korban penyalahgunaan narkoba yang ditangani berasal dari keluarga miskin dan putus sekolah.

“Faktor utama anak-anak itu menjadi penyalahguna karena lingkungan keluarga yang kurang bagus. Jarang kami tangani anak yang kondisi keluarganya harmonis,” katanya.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Mataram ini mengatakan, seluruh kasus anak korban penyalahguna narkoba tidak sampai pada proses hukum.

Kepolisian Daerah NTB bekerja sama dengan LPA NTB mengarahkan penanganannya ke proses rehabilitasi. Sebab, anak-anak dari kalangan keluarga miskin dan putus sekolah itu adalah korban kejahatan para pengedar narkoba.

“Sampai saat ini belum pernah ada anak yang kami tangani sampai ke proses hukum kalau dia sebagai korban,” ujarnya.

Menurut dia, meskipun sebagian besar kasus anak korban penyalahguna narkoba berasal dari keluarga miskin, tidak menutup kemungkinan ada juga dari keluarga mampu dan harmonis.

Sebab, di era kemajuan teknologi informasi saat ini, orang tua tidak sadar sudah ikut andil memfasilitasi anak-anaknya untuk mendapatkan informasi yang negatif. Misalnya, melalui pemberian kesempatan menggunakan sepeda motor dan telepon genggam pintar bagi anak SMP.

“Ini fakta yang harus menjadi perhatian kita semua, terutama para orang tua. Jangan anak yang belum memenuhi syarat usia sudah diberikan fasilitas yang bisa memberikan efek negatif bagi perkembangannya,” ucap Joko.

Melihat fenomena tersebut, kata dia, LPA mendorong Dewan Anak berperan dalam memberikan edukasi kepada sesama temannya, terutama di kalangan siswa. Edukasi yang diberikan tentang bahaya narkoba dan bahaya seks bebas.

LPA NTB juga terus mengkampanyekan pola pengasuhan anak yang baik di lingkungan keluarga agar para orang tua memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan anak sesuai usianya.

“Kami juga mengajak para siswa untuk ikut berperan menyuarakan setop kekerasan terhadap anak,” kata Joko. (ant)