BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Target PAD DPMPTSP Mataram Capai 101,89 Persen

Ilustrasi

kicknews.today Mataram – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, berhasil melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 dengan realisasi 101,89 persen atau Rp3,796 miliar lebih dari target Rp3,726 miliar lebih.

Kepala DPMPTSP Kota Mataram Cokorda Sudira Muliarsa di Mataram, Jumat (6/1) mengatakan, terlampauinya target PAD menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurus berbagai izin usaha.

“Terutama pengurusan izin gangguan atau HO (hinder ordonantie), dengan capaian 115,27 persen atau Rp806, 899 juta, dari target Rp700 juta,” katanya.

Sementara, untuk tiga jenis izin lainnya capaiannya masih di bawah 100 persen. Dengan rincian, izin mendirikan bagunan realisasi 99,05 persen atau Rp2,971 miliar lebih dari target Rp3 miliar, akunya.

Kemudian target PAD dari surat izin tempat usaha minuman beralkohol (SITU-MB) mencapai 71 persen atau Rp14,4 juta dari target Rp20 juta, dan realisasi ijin trayek sebesar 64,67 persen atau Rp3,880 juta dari target Rp6 juta.

“Tidak tercapainya target tiga sumber PAD tersebut, karena aturan untuk pengeluaran izin diperketat sehingga tidak bisa dikeluarkan sembarangan, apalagi untuk SITU-MB,” katanya menjelaskan.

Sementara untuk meningkatkan PAD disetiap jenis izin yang boleh ditarik retribusinya sesuai aturan, mulai tahun ini pihaknya akan mengoptimalkan sistem pelayanan dalam jaringan (daring) atau “online”.

Cokorda mengakui, pelayanan perizinan daring yang telah diterapkan akhir tahun 2016 peminatnya masih kurang, hal itu salah satunya disebabkan karena kurangnya fasilitas yang dimilikinya.

Saat ini, pihaknya hanya memiliki satu unit komputer yang dapat dimanfaatkan sebagai layanan permohonan perizinan “online”.

“Dengan satu komputer itu, tentu kami tidak bisa berbuat maksimal untuk mendorong masyarakat menggunakan layanan tersebut,” katanya.

Terkait dengan itu, tahun ini pihaknya akan mengadakan dua unit lagi fasilitas komputer dengan demikian, fasilitas yang ada bisa untuk membimbing pemohon izin yang melek teknologi.

“Ke depan jika ada pemohon izin yang melek IT, akan kita arahkan menggunakan fasilitas ‘online’ dengan terlebih dahulu mendampingi mereka cara kerja perizinan daring tersebut,” katanya.

Tujuannya, ke depan mereka yang sudah mampu melakukan proses pelayanan perizinan daring bisa terus memanfaatkaannya fasilitas itu dan harapannya bisa ditularkan kepada pemohon lainnya.

“Kalau masyarakat sudah menguasai, saya rasa masyarakat akan lebih senang dengan sistem ‘online’ sebab mereka tidak perlu datang ke kantor kami untuk mengajukan peromohonan izin,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Polemik Mamiq Alex vs Lalu Sudiartawan, Demokrat NTB Tunggu Putusan MA

  kicknews.today Mataram – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat NTB, Zainul Aidi menyampaikan, ...