Biar Tidak Gagal Paham, Buka STNK Anda dan Cek!!! Ini Bagian Yang Naik

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti

kicknews.today Mataram – Terbitnya Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2016 tentang perubahan tarif PNBP di lingkungan kepolisian tak ayal menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. Parahnya lagi, perubahan tarif ini dipahami keliru oleh masyarakat, banyak yang mengira harus membayar pajak dua sampai tiga kali dari yang biasa dibayar setiap tahunnya.

Misalnya, yang biasa membayar 250 ribu dikira bakal harus bayar 500 – 700 ribu, padahal bukan demikian. Terbitnya PP ini tidak lantas membuat masyarakat membayar pajak sebesar dua sampai tiga kalinya dari yang mereka biasa bayarkan setiap tahun.

Lantas sebenarnya apa yang dimaksud kenaikan tarif dalam PP no 60 tahun 2016 ? Dari judul PP tersebut tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, sangat jelas bukan pajak kendaraan yang naik. Lalu apa yang naik?

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tribudi Pangastuti menjelaskan mengenai hal tersebut. Dia mengatakan, sebenarnya infografik yang diterbitkan oleh kepolisian sudah sangat jelas menyebutkan apa saja tarif yang naik. Namun info itu mungkin masih membingungkan bagi sebagian orang.

Untuk lebih memudahkan memahami berapa kenaikan biaya yang harus dibayar, dia mengajak kita membuka STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah yang kita miliki.

“Begini, yang kita bayar, antara lain : BBN-KB (Biaya Balik Nama Kendaran Bermotor), PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), SWDKLLJ (Asuransi Jasa Raharja), BIAYA ADM. STNK, BIAYA ADM. TNBK. Dari kelima point di atas, kita bandingkan dengan point yang ada dalam PP no 60 tahun, maka poin 2 Pajak Kendaraan Bermotor TIDAK ADA KENAIKAN,” jelasnya.

Dilanjutkan dia, yang naik adalah point berikut: BBN-KB (jika kita melakukan balik nama)
BIAYA ADM. STNK : (1) Penerbitan STNK dibayar setiap 5 tahun sekali semula 50 ribu menjadi 100 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara untuk roda 4 atau lebih naik dari 75 ribu menjadi 200 ribu. (2) Stempel Pengesahan STNK yang semula gratis menjadi 25 ribu untuk roda 2 dan tiga, sementara roda 4 atau lebih sebesar 50 ribu dibayar tiap tahun. BIAYA ADM TNBK : Biaya ganti plat nomor baru dibayar tiap 5 tahun sekali, naik dari 30 ribu menjadi 60 ribu untuk roda 2 dan 3, sementara roda 4 atau lebih naik dari 50 ribumenjadi 100 ribu.

” Rincian diatas jelas menunjukkan bahwa kita tidak akan membayar 2 – 3 kali lipat dari yang biasa kita bayar, tetapi kenaikan yang harus kita tanggung adalah bagian point Biaya Adm. STNK dan TNBK saja,” jabarnya.

Dia mengharapkan dengan penjelasan ini, masyarakat tidak lagi gagal paham mengenai kenaikan PNBP yang dikira adalah pajak kendaraan. (ddt)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat