BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Bus Trans Mataram Beroperasi, Bemo Kuning Disubsidi Rp. 150 Juta

Bemo Kuning dan BRT

kicknews.today Mataram, 5/1 – Dinas Perhubungan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengalokasikan anggaran Rp150 juta untuk melaksanakan program subsidi kepada sopir angkutan kota atas beroperasinya bus rapid transit di kota itu.

“Untuk mencairkan anggaran tersebut, kami masih melakukan analisa dulu kebutuhannya apa dan bagimana pola bantuan tersebut,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram Khalid di Mataram, Kamis (5/1)

Pemberian subdisi terhadap keberadaan sopir angkutan kota (angkot) tersebut dilakukan menyusul unjuk rasa lebih dari 100 sopir angkot di Kota Mataram karena keberatan terhadap beroperasinya BRT. Sejak BRT beroperasi pendapatan mereka turun drastis.

Menyikapi hal itu, Dishub Kota Mataram belum dapat berbuat banyak, namun dengan akan adanya pemberian subsidi operasional bagi sopir angkot itu diharapkan membantu biaya operasional mereka.

“Sebenarnya program pemberian subdisi ini sudah kami rencanakan semester kedua tahun 2016, sebelum BRT beroperasi, tetapi karena adanya rasionalisasi anggaran programnya kita tunda sampai sekarang,” katanya.

Di samping itu, Dishub juga telah merancang akan menjadikan angkot sebagai “feeder” atau pengisi di jalur kosong angkutan ke lokasi halte BRT terdekat.

Hal itu, katanya, juga menjadi solusi terhadap keberadaan angkot. Pihaknya memahami pendapatan sopir angkot akan menurun setiap adanya moda transportasi baru yang beroperasi.

Oleh karena itu, dalam perencanaanya, Dishub akan melakukan revisi terhadap trayek angkot dengan memberikan mereka trayek baru agar bisa tetap beroperasi.

Trayek baru itu, katanya, di luar jalur protokol yang sudah ada saat ini, yakni mengisi kekosongan trayek transportasi umum.

“Angkot akan membawa penumpang dari jalur yang kosong transportasi umum ke halte BRT terdekat. Dengan demikian keberadaan angkot bisa dimaksimalkan,” katanya.

Data Dishub Kota Mataram , jumlah angkot saat ini sekitar 150 hingg 175 unit. Jumlah itu menurun drastis dibandingkan dengan dua hingga lima tahun lalu yang jumlahnya mencapai lebih dari 300 unit. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

NTB Belum Ada Regulasi Transportasi Online, Dishub Konsultasi ke Kemenhub

  Jakarta – Keberadaan transportasi online baik roda dua maupun roda empat di Nusa Tenggara ...