in ,

Wagub NTB Akan Surati Presiden Minta Batasi China Masuk Indonesia

Wakil Gubernur NTB, H Moh Amin
Wakil Gubernur NTB, H Moh Amin

 

kicknews.today Mataram – Pasca ditetapkan kebijakan pemerintah pusat terkait berlakunya kesepakatan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), muncul kebijakan lanjutan berupa bebas visa bagi Warga Negara Asing (WNA). Dampaknya mulai dirasakan oleh setiap daerah termasuk di NTB.

Dampak yang dirasa berkaitan juga dengan kebijakan ini, adalah masuknya 39 WNA yang diduga ilegal tercatat sepanjang tahun 2016. Jumlah ini didominasi warga Tiongkok yang masuk ke NTB bukan untuk berwisata, melainkan sebagai pekerja.

“Ini jadi atensi, mereka sudah masuk bebas di NTB sebegai pekerja bahkan ilegal,” ungkap Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin, Kamis (5/01).

Kondisi ini dinilai meresahkan masyarakat, khususnya terhadap pekerja lokal. Karena dianggap merugikan akibat tidak difungsikannya tenaga lokal dalam beberapa proyek pekerjaan.

“Contoh, pengerukan pasir pembangunan Dermaga Labuhan Haji Lombok Timur. Perusahaan yang menangkan tender menggunakan pekerja asal Tiongkok China dan ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Wagub berencana akan bersurat ke Presiden minta peninjauan ulang dan revisi serta evaluasi terkait kebijakan bebas visa ini. Karena selain contoh dampak diatas, kejadian lain juga dinilai berkaitan dengan kebijakan ini. Dimana terdengar bahwa ratusan pekerja seks komersial (PSK) asal Cina terjaring razia di daerah lain.

“Surat itu nanti meminta batasi Cina masuk Indonesia bila perlu, ketika ada kegiatan resmi Kepala Daerah dengan Presiden, akan disampaikan langsung,” katanya. (prm)