Satu Dari Enam Komplotan Perampok Sadis Dibekuk Polisi, Sisanya Terus Diburon

Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP kholilur Rochman di dampingi AKP Made Yogi saat menunjukan tersangka dan barang bukti di Polda NTB

kicknews.today Mataram – Satu dari enam orang yang diduga kuat sebagai komplotan perampok sadis di Lombok Tengah, ditangkap Polisi. Pria bernisial AH (24) itu adalah warga Desa Sukadane, Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Ia ditangkap di rumahnya saat sedang tertidur lelap.

“Tim Gabungan Opsnal Polda NTB, Intel Polda NTB dan Opsnal Polres Loteng, Minggu (25/12) sekitar Pukul 04.00 wita, menangkap pelaku saat sedang tertidur dan tanpa perlawanan,” ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Kholilur Rochman, Selasa (27/12).

Menurutnya, dalam melancarkan aksinya, komplotan ini tak segan-segan berduel dengan korbannya. Sasarannya pun bisa siapa saja, pelaku juga diduga kerap melakukan tindak kriminal terhadap wisatawan.

“Di TKP terakhir tersangka bersama komplotanya, sempat menebas badan korbanya dengan parang sehingga korban mengalami luka berat,” jelasnya.

Pada aksi teranyarnya itu, tersangka bersama komplotannya yang kini masih menjadi DPO Polisi. Sempat adu jotos dengan korban. Meski pelaku sempat mengalami luka tusuk di bagian kaki sebelah kiri, namun tersangka bersama 5 orang rekanya berhasil melarikan diri.

“Sedangkan korban yang mengalami luka berat harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Praya untuk di berikan perawatan. Tersangka kabur bersama 5 rekanya yang kita inisialkan AS, SR, KB, AD dan NB,” katanya.

“Kita coba kejar rekan tersangka, namun rekanya tersebut yang berinisial AS telah ke Malaysia menjadi TKI, beberapa minggu yang lalu,” sambungnya.

Dari tangan tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sejumlah kain songket hasil rampokan, satu unit HP, jam tangan, senpi rakitan dan berbagai senjata tajam yang di gunakan untuk merampok. Saat ini polisi masih terus memburu pelaku lain yang masih buron.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat