BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

​Duh… 929 Masyarakat Mulai Terserang Penyakit Akibat Banjir Bima

kondisi di salah satu rumah warga terdampak banjir

kicknews.today Mataram – Banjir bandang yang melanda Bima, Provinsi NTB, pada 21 dan 23 Desember kemarin,  menyebabkan masyarakat mulai diserang penyakit Ispa, gatal-gatal dan diare. 

“Tidak ada korban jiwa, namun satu orang harus rawat jalan, 929 kasus Ispa, gatal-gatal, diare. Tiga orang dirujuk ke RSUD,” ungkap Kepala BPBD Provinsi NTB,  H Mohamad Rum, Minggu (25/12).

Akibat bencana banjir bandang ini, Pemprov pun sudah menetapkan status darurat dengan SK Tanggap Darurat, berlangsung sejak 22 Desember 2016 – 05 Januari 2017. 

“Mengenai penyaluran bantuan kebutuhan korban terus berjalan lancar, Helikopter milik SAR pun diturunkan dalam proses penyaluran, akibat akses jalan masih kurang normal,” jelasnya.

Kendati kondisi terakhir saat ini banjir sudah mulai surut, dan warga pun banyak yang kembali kerumah, namun masih ada pengungsi yang berada di 19 titik pengungsian. Jumlah sementara tercatat sebanyak 6.030 jiwa.

“Jumlah terdampak Keseluruhan sebanyak 5 Kecamatan, 35 kelurahan dengan total 105.758 jiwa. Pengungsi sudah mulai kembali kerumah masing masing untuk membersihkan rumahnya dari sisa material banjir. Perkantoran dan sekolah di liburkan, aktivitas pasar belum ada,” tandasnya.

Secara rinci, yakni di Kelurahan Penaraga di Masjid Baitul Hamid, jumlah pengungsi sebanyak 900 jiwa. Kelurahan Lewirato di Masjid Nurul Iman sebanyak 250 jiwa, Kelurahan Lewirato di KPN Bima sebanyak 250 jiwa. Selanjutnya, di Kelurahan Lewirato di kos-kosan Lewirato sebanyak 50 jiwa. Kelurahan Lewirato di lantai II SMPN 1 juga terdapat pengungsi sebanyak 250 jiwa. 

Monggonao di Masjid An-Nur monggonao, 700 jiwa. Di SDN 2 Monggonao,  30 jiwa, di rumah H. Anas, 20 jiwa, di Masjid Al- Huda Karara, 500 jiwa. Di Ruko dekat KPU, 300 jiwa, di Masjid Penatoi, 800 jiwa, di Masjid Al-Hidayah Sadia, 180 jiwa, di Masjid Sultan Salahudin, 250 jiwa, di Masjid Baru Tanjung, 500 jiwa. 

Selanjutnya, di Masjid Padedoang, 250 jiwa, di SMP 13 sebanyak 250 jiwa, di Masjid Jabal Nur BTN Tyolo Tangga, 30 jiwa, di BTN Gudang Pupuk Rumah Ibu Intan Rahmi, 20 jiwa dan di SMK 1 Kota Bima sebanyak 500 jiwa.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Hujan dan Angin Kencang, Hindari Tidur dalam Kamar

  kicknews.today – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah NTB masih diguyur hujan ...