Diam-Diam PDIP Bidik Bupati KLU Untuk Maju Di Pilgub NTB 2018

Made Slamet ketua Bapillu DPD PDIP NTB

kicknews.today Mataram – Sebelumnya, nama Hajah Putu Selly Handayani sempat menjadi perbincangan, karena isu akan didorong oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) NTB, untuk maju di Pemilihan Gubernur 2018 mendatang. Akan tetapi, rencana itu urung dilakukan partai moncong putih tersebut, karena kabarnya terbentur Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun, tak disangka-sangka, eskalasi perpolitikan di internal PDIP itu justru berbalik arah. Muncul kabar bahwa PDIP NTB akan mendorong H. Najmul Akhyar yang saat ini sedang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Lombok Utara.

“Hasil Rakerda yang berlangsung di Sumbawa beberapa waktu lalu. Semua DPC menghendaki agar kader internal PDIP diusung,” ungkap ketua Bappilu DPD PDIP NTB, Made Slamet, Sabtu (24/12).

Dia mengatakan, hasil Rakerda itu, muncul beberapa nama Kader PDIP yang memiliki elektabilitas di Masyarakat. Seperti H Najmul Akhyar Bupati KLU, kemudian Husni Jibril Bupati Sumbawa, juga Sekretaris DPD PDIP NTB. Selanjutnya, W Musyafirin yang saat ini menjabat sebagai Bupati KSB, Sira Prayuna, H. Rahmat Hidayat Ketua DPD PDIP NTB dan L Budi Suryata ketua DPRD Sumbawa.

Made Slamet mengaku, saat ini nama-nama itu sedang dalam proses survey yang dilakukan DPP, dan Ia membantah bahwa PDIP yang disebut-sebut mengincar kursi nomor dua pada Pilgub nanti.

“Iya harus berfikir positif, PDIP pemenang pemilu nasional, di NTB memiliki lima kursi dan beberapa calon diusung PDI sebagian besar menang pada Pilkada,” katanya.

Menurutnya, alasan lain yang membuat partainya akan mendorong kader, adalah supaya ada yang menjembatani urusan daerah dengan pemerintah pusat. Dimana, partai pemenang pemilu nasional saat ini adalah PDIP.

“Secara fiskal NTB rendah, diperlukan kepala daerah yang mampu menyambungkan dengan pusat,” ujar politisi PDIP NTB ini.

Terkait koalisi, Made Slamet menegaskan, rencana koalisi tetap ada. Saat ini masih proses pendekatan dengan beberapa partai. PDIP telah membuat komitmen tidak akan mendukung calon diluar partai atau calon independen. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat