BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Jembatan Kodo Rusak, Gubernur Minta Segera Bangun Jembatan Alternatif

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat berada dilokasi terdampak banjir di Bima

kicknews.today Mataram – Akibat banjir bandang yang menerjang Kota dan Kabupaten Bima, membuat jembatan Kodo yang menghubungkan Kota Bima dan Kecamatan Sape di Bima terputus. Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi yang meninjau lokasi pun meminta agar jembatan itu segera diperbaiki atau dibangun baru.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Yusron Hadi mengatakan, Gubernur telah menginstruksikan agar Balai Jalan Nasional wilayah NTB untuk segera membangun jembatan alternatif.

“Pak Gubernur sudah menginstruksikan agar dibangun jembatan alternatif. Karena kalau tidak ada jembatan itu, kendaraan yang menghubungkan kedua daerah tidak bisa masuk,” ujarnya, Kamis (22/12).

Menurutnya selain untuk kendaraan bagi akses warga, ini juga untuk memudahkan kendaraan yang akan membawa bantuan bagi para korban banjir di Bima.

“Selain menghambat akses masuk dan keluar antar kedua wilayah itu, fungsi jembatan di wilayah tersebut juga bisa semakin mempermudah penyaluran bantuan yang masuk,” tandasnya.

Secara terpisah, Kepala Balai Jalan wilayah NTB, Nikmatullah berjanji akan membuat jembatan alternatif di sekitar jembatan terputus itu. Bahkan pihaknya akan memasang gorong-gorong besar yang nanti ditimbun tanah serta batu agar bisa dipadatkan dan dapat dilalui kendaraan.

“Tempatnya sisi kiri atau 100 meter dari jembatan yang rusak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini jalur Ke Sape ditempuh melalui jalan memutar arah ke selatan Kecamatan Monta hingga menembus ke Sape.

“Sekarang mereka masih memutar, Pak Gubernur juga mengatakan bahwa perbaikan rumah yang rusak akan dibantu Pemerintah Provinsi NTB.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Menjawab Kekhawatiran Australia soal Investasi Kalau TGB Tak Lagi Jadi Gubernur

  Mataram – Konsulat Jenderal Australia di Bali, Dr Helena Studdert berharap, pergantian kepemimpinan di ...