BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

104.378 Jiwa Harus Mengungsi Akibat Banjir Bima

Proses evakuasi korban banjir

kicknews.today Mataram – Banjir Bandang yang melanda Bima sejak tanggal 21 Desember 2016. Mengharuskan 105.758 jiwa dari 5 Kecamatan, 33 Kelurahan dan sejumlah fasilitas merasakan dampaknya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, mendata wilayah yang terkena dampak yakni Kecamatan Rasai Timur, terdapat Empat kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 3.581 jiwa yang langsung mengungsi.

Kecamatan Mpudan terdapat Sembilan Kelurahan dengan jumlah penduduk terdampak 30.078 jiwa, yang mengungsi sebanyak 29.553 jiwa. Kecamatan Raba dengan 10 kelurahan, jumlah peduduk terdampak 19.955 jiwa, yang mengungsi sebanyak 19.705 jiwa.

Tidak hanya itu, Kecamatan Rasanai Barat terdapat Enam Kelurahan dengan jumlah penduduk terdampak 33.492 jiwa, mengungsi sebanyak 32,892 jiwa. Dan Kecamatan Asakota terdapat Empat Kelurahan, jumlah penduduk terdampak 18.648 jiwa, semua mengungsi.

“Jumlah Keseluruhan Kecamatan yang di Landa Bandang 5 Kecamatan dengan 33 Kelurahan dan jumlah penduduk terdampak sebanyak 105.758 jiwa. Sedangkan yang langsung mengungsi 104.378 jiwa,” ungkap Kepala BPBD NTB, H Moh Rum, Sabtu (24/12).

Dikatakannya, setelah terlihat air surut, pengungsi sudah mulai kembali ke Rumah masing masing. Kegiatan perkantoran dan sekolah masih diliburkan. Juga belum ada aktivitas apapun yang terpantau di pasar.

Hingga saat ini BPBD belum menerima adanya laporan korban meninggal dunia. Yang ada hanya korban luka-luka. Selain rumah, fasilitas kesehatan milik pemerintah pun rusak. Sebanyak Empat puskesmas, 29 pustu, 29 polindes dan 1 kantor labkesda tidak bisa digunakan lagi.

Semua pihak terkait seperti Tim SAR, TNI, Dinsos, BPBD, Polri, PMI dan lainnya terus membantu upaya evakuasi warga, mendistribusikan bantuan pangan. Kemudian membuka dapur umum lapangan, di Empat lokasi. Rencananya akan dibuka lagi dapur umum lapangan dua lokasi.

Tidak hanya itu, BPBD Provinsi telah menyalurkan tiga truk bantuan bahan pangan dan satu paket obat untuk korban banjir. BPBD Kabupaten Dompu berikan satu truk bantuan logistik. Sedangkan BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, 2 truk logistik. Dan Pemprov NTB sendiri memberikan bantuan dana tak terduga sebesar Rp.4,2 miliar yang difokuskan untuk pangan dan logistik. Sementara BNPB menyalurkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp.200 juta.

Kendala yang kini masih dialami, yakni Listrik masih padam sehingga kesulitan memberikan informasi, evakuasi. Jaringang telepon selular pun belum pulih.

“Saat ini tim masih lakukan tugasnya masing-masing,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Meriahnya HUT Kota Bima ditengah Upaya Pemulihan Trauma Dampak Banjir

  Bima – Walikota Bima, H.Qurais H Abidin menyampaikan, saat ini pemerintah Kota Bima sedang ...