BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ini Data Sementara Daerah Terdampak Banjir Bima

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi saat berada di lokasi banjir bima

kicknews.today Mataram – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pendataan masih terus dilakukan BPBD Kota Bima. Enam kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Empunda, Rasanae Timur, Asa Kota, Raba, Rasanae Barat, dan Rasanae.

Wilayah di Kecamatan Empunda, daerah yang terdampak meliputi Kelurahan Sadia, Pena To’i, Lewi Rato, Santi, Panggi dan Mande. Di Kelurahan Pena To’i Kecamatan Empunda terdapat 1.126 KK terdampak. Data sementara dari BPBD Kota Bima dilaporkan terdapat 593 rumah rusak berat, 2.400 rumah rusak sedang, 16.226 rumah rusak ringan. Belum ada laporan korban jiwa. Seorang anak yang dilaporkan hilang sebelumnya, sudah ditemukan dalam kondisi selamat.

Di Kecamatan Rasanae Timur terdapat 4 kelurahan terdampak yaitu Kelurahan Kodo, Kumbe, Lampe, dan Dodu. Di Kelurahan Dodu terdapat 29 KK terdampak, 17 rumah rusak berat, 12 rumah rusak ringan, masjid 1, SD 1, dan 294 hektar sawah rusak, dan 2 jembatan rusak berat.

Di Kecamatan Asa Kota meliputi Kelurahan Jatiwangi dan Melayu. di Kecamatan Raba meliputi Kelurahan Rabangodu Selatan dan Kondo. di Kecamatan Rasanae Barat meliputi Kelurahan Tanjung dan Dara. Sementara itu, dampak banjir di Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, terdapat 5 rumah hanyut, 11 rumah rusak berat, 49 rumah rusak ringan. di Desa Maria terdapat 3 rumah hanyut, 8 rumah rusak berat, dan 8 rusak ringan.

Bantuan terus dikirim ke Kota Bima. BNPB memberikan bantuan dana siap pakai untuk operasional posko dan personil. Tim Reaksi Cepat BNPB terus mendampingi BPBD dalam penanganan darurat, baik bantuan pendanaan, logistik, peralatan, manajerial dan tertib administrasi. Gubernur NTB juga menyerahkan 1.100 dus mi instan, 1.100 dus air mineral, 50 dus biskuit, 480 paket lauk-pauk, 480 lembar terpal, 480 buah matras dan 480 buah selimut serta 3 ton beras.

BPBD, BNPB, TNI, Polri, Tagana, PMI, Basarnas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian PU Pera, SKPD, relawan dan masyarakat terus melakukan penanganan darurat di Kota Bima. Kebutuhan mendesak saat ini masih berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, air bersih, air mineral, tenda, matras, pelayanan medis dan obat-obatan. Peralatan kebersihan seperti sapu, kain pel, sekop dan lainnya juga dibutuhkan untuk membersihkan lumpur. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Meriahnya HUT Kota Bima ditengah Upaya Pemulihan Trauma Dampak Banjir

  Bima – Walikota Bima, H.Qurais H Abidin menyampaikan, saat ini pemerintah Kota Bima sedang ...