BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

​Ini Penyebab Banjir Bandang di Bima Dan Kota Bima

terputusnya akses jalan salah satu dampak banjir bima

kicknews.today Mataram – Banjir yang terjadi di wilayah Bima Kabupaten dan Kota, dipicu oleh hujan ekstrim selama dua hari terakhir. Terjadinya hujan deras dikarenakan adanya siklon tropis Yvette yang saat ini posisinya berada di Samudera Hindia Selatan Bali, sekitar 620 kilometer sebelah selatan Denpasar. Arah dan kecepatan gerak Utara Timur Laut, menyebabkan hujan deras di wilayah Indonesia bagian selatan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, melihat besaran dan tingginya banjir yang melanda Kota Bima, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima tentu dipicu curah hujan yang ekstrem pada Selasa hingga Rabu pagi (20-21/12). Selain itu Kota Bima berada pada topografi cekungan. 

Menurut BMKG, diprediksi siklon tropis ini pada (22/12) masih akan berada di Samudera Hindia, sekitar 590 km sebelah selatan Denpasar, dengan arah dan kecepatan gerak Timur Laut dan kekuatan 85 km/jam (45 knot).

Dengan kondisi tersebut, maka siklon tropis Yvette ini akan memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia, berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi di wilayah Jawa Timur bagian Timur dan Selatan, Bali, NTB dan NTT. 

“Kondisi tersebut tentu akan berpotensi dapat menambah volume banjir. Hingga malam ini (21/12) kondisi banjir masih merendam Bima. Listrik padam dan komunikasi sulit dilakukan. Bandara Bima belum dapat digunakan karena terendam banjir. Lima penerbangan hari ini dibatalkan,” ungkapnya pada rilisnya.

Selain itu gelombang laut dengan ketinggian antara 2.5 – 4.0 meter, terjadi di wilayah Laut Jawa bagian tengah dan timur, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Perairan selatan Jawa Tengah hingga NTB,  Selat Bali bagian selatan, Laut Sumbawa dan Laut Flores bagian barat. 

Gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 4.0 meter di wilayah Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT.

Dikatakannya, Kepala BNPB, Willem Rampangilei, terus melakukan kontak dengan BPBD Provinsi NTB untuk mengambil langkah-langkah penanganan. Kepala BNPB pun telah melaporkan kondisi ini kepada Presiden RI, tentang perkembangan penanganan banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Sumbawa. 

Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB berangkat ke lokasi bencana dan memberikan bantuan. Posko BNPB terus memantau semua perkembangan banjir.

Terkait soal pemadaman listrik, BPBD Provinsi NTB telah berkoordinasi dengan PLN NTB. Delapan unit genset di gudang BPBD NTB bersama dengan bantuan dua truk logistik, diberangkatkan ke Kota Bima malam ini (21/12). Selain itu koordinasi dengan Dinas Kesehatan terus dilakukan untuk mengirim tenaga medis dan obat-obatan.

Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah perahu karet, makanan, air bersih, selimut, obat-obatan, genset, tenda, dan lainnya.

Salah seorang warga setempat, Dikin yang dikonfirmasi kicknews.today membenarkan terjadinya pemadaman listrik akibat banjir ini. Tidak hanya itu, jaringan seluler juga terputus. Terkait informasi jumlah korban, ia belum bisa menyebutkan, karena petugas masih berupaya melakukan evakuasi di lapangan. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Sumatera Utara Belajar dari NTB Untuk Sukses jadi Penyelenggara MTQ Nasional

  Mataram – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara belajar dari Nusa Tenggara Barat untuk bisa sukses ...