Jadilah yang Pertama Tau

Timah Panas Lumpuhkan Tersangka Otak Pembobol Berangkas Asal Loteng

Tersangka dan barang bukti yang diamakan di Polda NTB

kicknews.today Mataram – Tersangka pelaku yang diduga kuat sebagai gembong rampok spesialis pembobol berangkas, diamankan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB, Selasa (20/12), sekitar pukul 04.00 wita.

Saat akan ditangkap tersangka yang berinisial HK (37) warga Desa Bangket Perak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, sempat melawan petugas sehingga anggota terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas kearah betis sebelah kanannya.

Menurut keterangan Kasubdit III Ditreskrimum Polda NTB AKBP Holilur Rochman, tersangka merupakan otak dari komplotan pelaku permapok spesialis pembobol brangkas. Kelompok yang dipimpin tersangka merupakan kelompok yang tergolong cukup mahir dalam melakukan aksinya.

“Jaringan kelompok ini cukup kuat. Ada indikasi selain beraksi di NTB kelompok ini juga beraksi di wilayah Bali,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKBP Holilur Rochman, Selasa (20/12).

Tersangka diamankan di rumahnya, di wilayah Desa Brengket Perak, Kecamatan Pujut. Sebelumnya tersangka diduga kuat telah melakukan pembobolan brangkas PT. Trus Jaya, yang beralamat di Lingkungan Bengkel, Lombok Barat.

Modus yang digunakan pelaku, disebut dengan cara memanjat tembok belakang PT. Trus Jaya, lalu masuk dan menguras semua isi brangkas perusahaan tersebut.

“Tersangka beraksi bersama sebelas temannya. Anggota baru berhasil menangkap 3 tersangka, sisanya masih dalam pengejaran,” imbuh Holilul.

Dua rekan tersangka diamankan di wilayah Lombok Barat dan ditangani oleh Polres Lombok Barat. Sementara yang diduga sebagai otak pelaku diamankan di Polda NTB.

“Dua rekan tersangka yang ditangani Polres Lombok Barat, DH dan SY,” tutup Kholilul.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka adalah uang tunai senilai Rp 13.082.000, sebilah parang, linggis, dan tas berwarna ungu sebagai tempat menyimapan uang.

Kini tersangka telah berada rutan Polda NTB untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Tersangka akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 KUHP tetang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat