BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ratusan Karung Sampah Turun Dari Gunung Rinjani

Clean Up Rinjani

kicknews.today Mataram – Ratusan karung penuh berisi sampah, diturunkan dari kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Terkumpul dan dibawanya sampah itu, hasil dari kegiatan Clean Up Rinjani (CUR) yang diprakarsai Pemerintah Provinsi NTB dengan melibatkan semua unsur dan lapisan masyarakat baru-baru ini.

Dari jalur Senaru diturunkan 69 karung sampah yang dengan berat hingga 241,56 kilo gram. Lima karung masih dibawa turun. Sedangkan dari jalur Sembalun diturunkan 40 karung, 23 karung yang telah ditimbang memiliki berat 396 kg. Sementara, 12 karung masih proses penimbangan dan lima karung tertinggal di Pos 2 pendakian.

“Saat ini masih kondisi hujan lebat sehingga terkendala untuk bisa menurunkan karung sampah yang sudah dikumpulkan hasil kegiatan CUR,” ungkap Kasubbag Tata Usaha TNGR Lubis, Senin (12/12).

Proses penurunan dan penghitungan jumlah sampah yang dibawa dari kawasan TNGR hasil kegiatan CUR akan selesai dihitung pada Hari Selasa (13/12).

Pembersihan kawasan TNGR ini, juga melibatkan Forum Citra Wisata Rinjani. Ketua FCWR Made Jaye mengatakan, sebagai icon pariwisata terbesar di Nusa Tenggara Barat, Gunung Rinjani merupakan objek prioritas yang dikunjungi oleh banyak wisatawan khususnya bagi yang hobi mendaki.

“Hanya saja, pasca ditutupnya Rinjani belum lama ini tentu situasinya pun berbeda. Banyaknya sampah membuat Rinjani semakin kotor. Rinjani seolah menyampaikan salam, kalau yang sudah mendaki, bawa pulang kembali sampah yang dibawa agar tidak mengotori keindahan alam Rinjani.” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Made Jaya meminta agar seyogyanya dalam beberapa agenda Forum, aksi Clean Up menjadi prioritas. Bahkan ia pun menceritakan tentang pemberlakuan sangsi terkait kebersihan Rinjani ini.

‘’Kita ada aturan kalau porter yang naik tidak membawa turun sampahnya bakal diberikan sanksi. Yakni penyitaan alat mereka selama dua minggu,” katanya.

‘’Kalau buat pendaki yang bukan melalui forum kami tentu tidak bisa mengintervensi. Hanya saja, imbauan dan lain sebagainya kami tetap lakukan bahkan kita punya program khusus terkait itu,” jelasnya.

Senada dengan itu, anggota Mapala FE Unram, Sanga Kurnia Adiguna juga mengatakan bahwa seluruh Mapala wajib hukumnya membawa sampah turun. Ia pun berharap dengan adanya agenda bersih Gunung ini maka kedepannya Rinjani semakin dilirik oleh kalangan pendaki dunia.

‘’Kami di Mapala ketika naik Gunung selalu membawa sampah turun, ini pun kita jelaskan kepada para trekker yang berasal dari luar,” katanya.

Dari data Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), umumnya setiap kegiatan bersih Rinjani estimasi volume sampah yang dibawa turun bisa mencapai 5 hingga 10 ton. Angka ini bisa didapat dengan hanya melibatkan puluhan orang saja untuk bergerak. Maka jika ada seribu pendaki yang ikut serta, maka bisa dibayangkan berapa banyak sampah yang akan terbawa turun. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Di China, Geopark Rinjani Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Simposium APGN

  Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Geopark Rinjani ditunjuk sebagai tua rumah ...