in ,

Pembobol ATM Nasabah Tertangkap, Ketahuan.. Pelaku Ternyata Mantan Anggota Dewan Lobar

Kasat Reskrim Polres Mataram saat menunjukan barang bukti dan pelaku pembobol ATM
Kasat Reskrim Polres Mataram saat menunjukan barang bukti dan pelaku pembobol ATM
Kasat Reskrim Polres Mataram saat menunjukan barang bukti dan pelaku pembobol ATM

kicknews.today Mataram – Tim Opsnal Polres Mataram berhasil amankan pelaku pencurian uang nasabah BNI sebesar Rp 60 juta, Sabtu (3/12) lalu. Setelah ditangkap dan diinterogasi, terungkap pelaku berinisial IH (39) yang tidak lain merupakan mantan anggota Dewan Lombok Barat priode 2014 sampai 2015. Korbannya bernama Dian Wardani.

Kronologinya, saat itu Dian lupa mencabut kartu ATM nya usai melakukan transaksi tunai di ATM BNI jalan Langko Mataram. Pelaku yang beralamat di Jalan Cianjur Nomor 48 B, Taman Indah, Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram ini melihat korban yang lupa mengambil ATM – nya.

Setelah korban pergi, pelaku masuk dan melakukan transaksi pemindahan uang ke ATM milik istrinya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah, tersangka melakukan transfer berturut turut sebanyak dua kali ke rekning istrinya masing masing Rp 25 juta. Setelah itu dia kemudian melakukan transaksi tarik tunai sebesar Rp 10 juta rupiah.

“Korban yang lupa mengambil ATM, dimanfaatkan tersangka melakukan aksi kejahatan dengan melakukan transfer ke rekning istrinya,” kata Senin (4/12).

Setelah pelaku menguras habis isi ATM korban, lantas mengunakan uang itu untuk membayar hutang dan membeli motor. Selain itu tersangka juga menggunakan uang hasil penggelapan yang dilakukanya untuk berfoya – foya dan bermain judi.

“Tersangka menggunkan uang korban untuk, membeli motor dan sebagian di pakai untuk membayar hutang, sisanya dipakai bermain judi,” lanjutnya.

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamkan barang bukti berupa satu unit Sepda Motor Honda Vario warna hitam, buku regking ATM BNI milik istrinya, satu buah hand phone, satu pasang sepatu Rebox, satu notis pajak, dan beberapa lembar bukti transksi ATM BNI serta beberapa kwitansi.

Atas perbuatanya kini pelaku akan disangkakan dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(mh)