BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Di Desa Ini Kalau Punya Istri Lebih Dari Satu Siap – siap Diasingkan

Plank Desa Karang Memadu
Plank Desa Karang Memadu

kicknews.today Bali – Desa Penglipuran Bali menjadi salah satu desa terbersih di dunia bersanding dengan Desa Giethoorn di Belanda dan Desa Mawlynnong di India. Namun, Penglipuran sendiri memiliki aturan yang mengharuskan jika suami harus memiliki istri hanya satu orang saja.

Bendesa Adat atau Ketua Adat Desa Penglipuran, I Wayan Supat mengatakan, bahwa masyarakat adat Desa Penglipuran memegang penuh falsafah hidup Tri Hita Karana, yaitu sebuah falsafah yang senantiasa menjaga keharmonisan dalam relasi antar sesama manusia, manusia dengan lingkungan, dan manusia dengan Tuhan.

‘’Ada yang bilang kalau punya istri lebih dari satu itu ngak apa – apa selama bisa menafkahi, tetapi disini tidak. Bagaimana pun menciptakan keluarga yang harmoni (Menganut falsafah Tri Hita Karana) tidak dengan berpoligami,” ujarnya kepada kicknews.today Jumat (2/12).

BACA JUGA : Wow.. Desa Terbersih di Dunia Ini Mampu Hasilkan Hingga Rp 1,1 M Dalam Setahun

Aturan ini sudah tertuang dalam hukum awik – awik (aturan), jikalau ada yang melanggar maka jelas ada sanksi yang menunggu. Sanksi itu berupa pengasingan disebuah lokasi yang telah disediakan Desa.

‘’Namanya Karang Memadu, jika melanggar aturan melakukan Poligami akan diasingkan. Kita akan buatkan mereka rumah sendiri disana,” tegasnya.

Selama ini, memang belum ada yang melakukan ataupun melanggar aturan tersebut. Masyarakat setempat takut akan sanksi yang lebih condong menjarah kehidupan sosial mereka.

‘’Karena disini tidak boleh punya istri lebih dari satu, aspek perlindungan untuk wanita dan menciptakan keluarga yang harmoni merupakan tujuan leluhur kami. Tentu mereka akan dijauhkan dan tidak ditegur karena secara otomatis kehidupan sosialnya mundur,” pungkasnya.

Walau pun Desa Penglipuran memiliki luas lingkungan hanya 112 hektare, yang 9 hektare dimanfaatkan untuk pemukiman dengan radius 500, 45 hektare untuk hutan bambu, 55 hektare ladang, dan 3 hektare lagi untuk kepentingan umum. Desa yang dijadikan objek wisata oleh pemerintah setempat ini telah menyumbang Miliaran PAD ke Daerah. Bahkan, tahun 2016 ini Pemkab Bangli menargetkan Rp 2,5 miliar untuk Penglipuran.(iko*).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Di Bali, Dua Pemuda Bima Dihadang Delapan Orang lalu Ditebas

  Denpasar – Di seputaran Jalan Danau Tempe, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (22/7), dua pemuda ...