BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Kembali Dibuka, Namun Belum Seperti Biasanya

Para pendaki saat akan naik ke Gunung Rinjani
Para pendaki saat akan naik ke Gunung Rinjani

kicknews.today Lombok Utara – Berdasarkan rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM No. 6228/45/BGL/2016, tertanggal 11 November 2016. Maka Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) telah membuka kembali jalur Gunung Rinjani pasca erupsi beberapa waktu lalu.

Hanya saja pendakian ke Rinjani masih terbatas. Artinya para pendaki tidak bisa singgah disemua titik yang diminati.

“Sudah kita buka kembali hari Jumat (2/12). Tapi rekomendasi Badan Geologi Kementerian ESDM melarang aktivitas berkemah di area tubuh gunung baru jari, termasuk area lava dan area diradius 2 km dari kawah Gunung Rinjani,” ujar Kepala TNGR, Agus Budi. Minggu (4/12).

Menurutnya, ada beberapa syarat untuk pendaki. Diantaranya, pendaki harus melengkapi diri dengan masker pelindunng hidung dan mulut serta kacamata agar tidak terkena abu vulkanik.

“Terlebih para pendaki dilarang melakukan aktivitas di area danau segara anak, maupun ke puncak Gunung Rinjani. Pendaki juga harus didampingi oleh porter berpengalaman. dan yang paling utama adalah pendaki diwajibkan menandatangani surat pernyataan sebagaimana terlampir, serta mengikuti prosedur pendakian melalui pintu masuk resmi yakni Senaru, Sembalun, Aik Berik dan Timbanuh,” jelasnya.

Dalam hal ini batasan pendakian juga diatur. Misalnya jika mendaki melalui jalur resmi Senaru hanya di perbolehkan sampai di wilayah Pelawangan. Demikian juga jalur resmi Sembalun hanya boleh sampai di pelawangan sembalun.

“Jalur Aik Berik hanya boleh sampai di pelawangan Batu Belah dan jalur Timbanuh hanya boleh mendaki sampai di pelawangan timbanuh,” katanya.

“Kami sebagai pengelola akan tetap mengawasi sewaktu-waktu adanya perubahan akan aktivitas anak Gunung Barujari ,” tandasnya.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Awas…! Sanksi Pidana 5 Tahun bagi Pemetik Edelweis

  Mataram – Sanksi pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar Rp ...