BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Kenapa ya, Pimpinan Dewan Disebut Sepelekan Tatib?

Ketua Fraksi PKS DPRD NTB H Johan Rosihan
Ketua Fraksi PKS DPRD NTB H Johan Rosihan

kicknews.today Mataram – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB mulai tidak akur. Mereka saling menyalahkan mengenai tidak mengikuti tata tertib (Tatib) Dewan, malah terkesan menyepelekan aturan kerja tersebut.

Ketua Fraksi PKS, Johan Rosihan menyebutkan pimpinan para politisi Udayana justru terkesan menyepelekan tatib yang sudah dibentuk sebagai landasan bekerja. “Mestinya, mereka Laporan kinerja di hadapan semua anggota dalam sidang paripurna setiap tahun dan itu juga disampaikan ke partai politik bersangkutan,”tegasnya. “Tapi, malah enggan dilaporkan,” sambung politisi PKS ini, Rabu (23/11).

Dikatakannya, jangan sampai kinerja para politisi itu dievaluasi, berujung diganti oleh partai. Mestinya menurut dia sebagai politisi, tahu bahwa seorang anggota DPRD itu merupakan perpanjangan tangan partai dan rakyat. Begitu halnya dengan Partai politik wajib di evaluasi. Contoh, di PKS, setiap enam bulan harus isi form kinerja, advokasi anggaran, kehadiran di konstituen.

“Jangan salah nanti ketika ada pergantian antar waktu dan wajar sebagai ketua DPRD dievaluasi. Kalau salah memimpin Golkar, bisa saja diganti,” sindirnya . Dia mengaku, ada salah satu pimpinan Dewan sempat panik karena menerima pesan. Padahal, tata tertib di DPRD ada kewajiban , harus melaporkan kinerja tahunan, malah tidak dilakukan. “Pimpinan wajib melaporkan, di sidang paripurna. Sebelum itu mengundang seluruh fraksi. Begitu halnya laporan kinerja, laporan tahunan dan akhir masa jabatan,” paparnya.

Johan memaparkan, dalam pasal 49 ayat 10 huruf a dan b, jelas disebutkan tugas dan fungsi anggota dewan. Begitu halnya dalam pasal 47 ayat 1 huruf k tentang tugas pimpinan, menyampaikan laporan kinerja tahunan dan akhir masa jabatan diagendakan khusus dalam paripurna.

“Jangan sepelekan Tatib lah, itu landasan kerja kita,” pesannya. Sementara, Ketua DPRD NTB, Hj Isvie Rupaeda yang dikonfirmasi soal sorotan ini tidak ada diruangan. Menurut ajudannya, ibu ketua pulang ganti baju pasca ikuti acara TTG. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Komisi III DPRD NTB Temukan Banyak Randis Dompu tak Bayar Pajak

  Mataram – Kunjungan yang dilakukan Komisi III DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Kantor ...