BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pendaki Tewas Asal Malaysia Diduga Mendaki Melalui Jalur Tikus

kepala-tngr-provinsi-ntb-agus-budi-santoso
kepala-tngr-provinsi-ntb-agus-budi-santoso

kicknews.today Mataram – Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Agus Budi Santoso, menyampaikan, pendaki yang tewas di pemandian Aiq Kalak (pemandian air panas) bernama Ng Yin Teck (24), warga negara Malaysia merupakan pendaki yang masuk melalui jalur yang tidak legal.

“Memang benar kejadian itu, namun korban melalui jalur tikus gunakan travel egen,” ungkapnya, Rabu (9/11) .

Dia mengatakan, sampai saat ini TNGR belum membuka jalur pendakian secara resmi pasca meletusnya Gunung Baru Jari, karena masih diperkirakan aktif alias kapan saja bisa meletus lagi.

Untuk mendapatkan kepastian kapan korban masuk mendaki, pihak TNGR sudah mengkonfirmasi ke travel operator yang membawa korban. Ia juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan Polres KLU. Bahkan, TNGR sudah menurunkan delapan porter untuk melakukan proses evakuasi jenazah.

Menurutnya arahan dari pihak Kepolisian, jenazah korban akan di visum di Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab meninggalnya, info sementara korban meninggal saat mandi di danau tersebut.

“Kemungkinan sore Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Setelah divisum akan diserahkan ke konsulat malaysia,” katanya.

Selain berkoordinasi dengan pihak kepolisian, TNGR juga berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan terkait kejadian ini. Karena terjadi di dalam kawasan TNGR, guna mengantisipasi membiasnya opini terkait masih belum dibukanya izin mendaki.

Ia sangat menyesalkan ada wisatawan dan pihak-pihak lain masih melakukan pendakian. Padahal TNGR kerap kali mengimbau untuk tidak melakukan pendakian, sebelum ada keputusan resmi perubahan status Rinjani.

“Kami masih lakukan evakuasi, lebih jelasnya nanti saat Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” terangnya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, warga negara Malaysia berjenis kelamin laki-laki dengan nomor paspor A32571227, melakukan pendakian melewati jalur Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Korban pada saat itu ditemani oleh seorang buruh pengangkut barang (porter) dan seorang pramuwisata serta satu orang pendaki lain berinisial JB (22) berjenis kelamin perempuan asal Jerman. Korban bersama rombongan mandi di pemandian air panas pada Selasa (8/11) pukul 12.30 Wita. Korban menyelam ke dalam air, setelah itu tidak muncul lagi ke permukaan.

Rombongan pendaki lainnya berusaha melakukan pencarian, namun korban tiba-tiba muncul dalam keadaan mengapung dan sudah tidak bernyawa sekitar pukul 19.00 Wita.

Kepala Resort Sembalun, BTNGR, Gusti Ketut Suarta, mengatakan pihaknya bersama masyarakat Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara, sudah naik ke lokasi Aiq Kalak untuk melakukan proses evakuasi jenazah korban.

“Korban sekarang dalam proses evakuasi. Kami juga sudah laporkan hal ini ke Kepala BTNGR di Mataram,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pendaki Hilang di Rinjani Ditemukan Peternak, begini kronologinya…

  Mataram – Siti Mariam (39), pendaki yang dikabarkan hilang di sekitar Gunung Rinjani Minggu ...