BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

‘KTP’ Untuk Anak Mulai Didistribusikan di Mataram

Ilustrasi

kicknews.today Mataram, – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah mendistribusikan sebagian dari 15.000 kartu identitas anak yang tercetak ke sekolah-sekolah dan masyarakat yang mengajukan secara langsung.


“Dari 15.000 KIA yang sudah tercetak, sebagian sudah kami distribusikan ke sekolah-sekolah tingkat SMP/sederajat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram H Ridwan di Mataram, Minggu (6/11).

Sebanyak 15.000 KIA yang sudah tercetak dan didistribusikan itu merupakan pencetakan tahap pertama dari 70 ribu blangko KIA yang diterima pada awal Agustus 2016, sementara potensi sasaran kepemilikan KIA di Kota Mataram sebanyak 101 ribu.

Jumlah sasaran itu mulai dari siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK kelas X dan jumlah itu hanya data sasaran anak yang sudah sekolah.

“Belum termasuk anak yang baru lahir, datang pindah, dan anak yang belum masuk sekolah, jadi mungkin jumlah sasarannya lebih dari itu,” katanya.

Pendistribusian KIA melalui sekolah itu berdasarkan kerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora).

Kerja sama dilakukan sejak awal pendataan dan pembagian formulir persyaratan yang harus diisi oleh siswa, kemudian diambil tim Dukcapil secara kolektif.

“Setelah KIA mereka tercetak, maka tim kami langsung mendistribusikan KIA ke sekolah untuk dibagikan kepada siswa sesuai identitas,” katanya.

Ridwan mengatakan, untuk mempercepat pencetakan KIA, pihaknya mengimbau masyarakat agar aktif datang ke Dukcapil untuk mengajukan KIA putra/putrinya.

Namun, katanya, untuk menghindari terjadinya penumpukan permohonan di kantor Dukcapil, pihaknya menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan permohonan pembuatan KIA secara kolektif.

“Kami juga bisa datang melayani masyarakat dengan sistem jemput bola, ketika sudah ada data kolektif sekaligus untuk mendekatkan pelayanan,” ujarnya.

Menurut dia, KIA merupakan salah satu program pemerintah agar penduduk tertib administrasi, dan tepat ketika pemegang KIA berusia 17 tahun mereka akan langsung mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik.

Anak-anak yang sudah memiliki KIA berarti mereka sudah memiliki kartu identitas mandiri anak, sehingga mereka tidak bergantung lagi dengan orang tua.

“KIA dapat digunakan seperti halnya kartu tanda penduduk, jadi anak bisa membuka tabungan sendiri dengan KIA, mendaftar sekolah, menjadi tanda pengenal saat melakukan perjalanan baik darat maupun udara,” ujarnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Masuk ICU di Jeddah, Haji Asal Mataram Tidak Bisa Pulang

  Mataram – Seorang haji dari Kelompok Terbang 1 asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, ...