BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Aquarium Raksasa “Samota” Dilirik Investor Amerika

wakil-gubernur-ntb-h-muhammad-amin-saat-memaparkan-potensi-ntb-di-depan-delegasi-uri-amerik
wakil-gubernur-ntb-h-muhammad-amin-saat-memaparkan-potensi-ntb-di-depan-delegasi-uri-amerik

kicknews.today Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilirik beberapa negara berkembang karena daerah ini dikenal swasembada pangan. Selain itu, lautnya membentang biru, tidak hanya terlihat indah melainkan mampu menghasilkan atau memiliki potensi ikan. Oleh sebab itu, bakal dijadikan pusat pengembangan potensi perikanan dan kelautan, khususnya di wilayah Teluk Saleh, Moyo dan Tambora (Samota). Mengingat kelautan menjadi salah satu pilar pembangunan pemerintah provinsi NTB. Sebagai Akuarium raksasa, tentunya Samota menyimpan potensi yang sangat besar, yang mencapai kurang lebih Rp 11 triliun per tahun.

“Laut kami sangat berpotensi hasilkan ikan,” ungkap Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, saat menerima delegasi University of Rhode Island (URI) Amerika Serikat, Senin (31/10). Dia mengatakan, wacana itu keluar dari delegasi University of Rhode Island (URI) Amerika Serikat. Sehingga, sangat disambut baik dan ia menilai kerjasama tersebut merupakan sesuatu yang sangat berharga. Namun, sebagai pimpinan, meminta beberapa SKPD terkait untuk segera mengongkritkan kerjasama tersebut.

“Sumber daya alam kita di NTB ini sangat besar dan melimpah. Tentunya untuk mengeksplorasi semua potensi itu butuh kerjasama dengan berbagai pihak. Secara teknis, segera ditindaklanjuti secara serius,” tegas Wagub.

Tidak lupa, Amin meminta pihak URI mengembangkan kerjasama di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), berupa penyediaan beasiswa untuk mahasiswa dan masyarakat NTB. Sementara Ketua Departemen Kelautan, Dr. Robert Thompson menyampaikan, kehadirannya bersama delegasi lainnya untuk menjajaki kerjasama di bidang Ec-Tourism, Perikanan, Kelautan, Hukum Laut, Manajemen Lingkungan, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia. Kerjasama ini juga dilakukan dengan Universitas Mataram.

“Kami sedang menyusun program kerjasama yang produktif, berkelanjutan bersama pemerintah provinsi NTB. Kami sudah bekerjasama dengan Indonesia kurang lebih 45 tahun,” paparnya.

Disatu sisi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Ridwansyah menjelaskan ke depan, selain mengandalkan sektor pertanian dan pariwisata, sektor kelautan dan perikanan menjadi pilar pembangunan ekonomi.

“Untuk dimaklumi, di dalam RPJMD kami, bahwa potensi-potensi di 16 kawasan strategis itu tertumpu pada potensi kelautan,” jelasnya. Ridwansyah berharap kerjasama tersebut pemerintah provinsi dapat lebih fokus dan lebih detail menguatkan komitmen untuk pengembangan Samota tersebut. hal ini berlaku, baik investasi, kelembagaan maupun kebutuhan infrastruktur. (prm)

Related Post

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Amin: Jangan Sampai Isu Radikalisme dan Terorisme Rusak Citra NTB

  Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menjaga nama baik daerah yang ...