BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Cegah Pembobolan Dana Nasabah, Ini Tindakan Bank NTB

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Mataram – Perseroan Terbatas Bank NTB sudah memasang anti-“skimmer” di 90 unit mesin anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mencegah pembobolan dana nasabah.

“Ada 102 mesin ATM kami, namun 12 nit belum terpasang anti-‘skimmer’. Itu masih dalam proses,” kata Direktur Utama PT Bank NTB H Komari Subakir, di Mataram, Jumat (28/10).

Ia mengatakan, seluruh alat anti-“skimmer” tersebut dipasang oleh perusahaan dari Amerika Serikat dan Jerman, yang menjadi mitra Bank NTB penyedia mesin ATM.

Komari menjelaskan, “skimming” adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal.

“Skimming” masuk dalam salah satu jenis penipuan yang juga masuk ke dalam metode “phishing”.

Pelaku bisa mendapatkan data nomor kartu kredit atau debit korban menggunakan metode sederhana seperti halnya fotokopi, atau metode yang lebih canggih seperti menggunakan perangkat elektronik kecil (skimmer) untuk menggesek kartu lalu menyimpan ratusan nomor kartu kredit korban.

“Alat itu diketahui dapat dibeli pasar-pasar gelap yang hanya diketahui oleh kalangan terbatas. Bahkan, tak sedikit pula para pelaku yang sudah ahli dapat memproduksinya sendiri dengan mudah,” ujarnya.

Selain memasang anti-“skimmer”, kata Komari, pihaknya juga memasang alat “Closed Circuit Television” (CCTV) atau kamera pengintai yang dapat merekam gambar dan suara orang yang beraktivitas di dalam ruang mesin ATM.

Upaya pengamanan mesin ATM secara berlapis tersebut penting dilakukan karena ATM merupakan pengganti layanan transaksi tunai dan non-tunai kepada nasabah tanpa harus datang ke kantor bank.

Bank NTB juga selalu melakukan perawatan dan pengawasan rutin terhadap seluruh mesin ATM agar nasabah tetap aman dan nyaman dalam melakukan setiap transaksi tunai dan non-tunai, seperti pengambilan uang, pengiriman uang, pembayaran tagihan air dan membeli pulsa telepon seluler.

“Seperti mobil harus dirawat berkala oleh dealer tempat pembelian. Begitu juga dengan ATM, dirawat dan diamankan oleh perusahaan mitra agar ATM tetap beroperasi penuh melayani nasabah,” kata Komari. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

TGB: Pola Syari’ah di NTB Perkuat Ekonomi Umat

  Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan pola layanan keuangan ...