BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

​Targetnya nih, 2017 Rinjani Harus Bersih dari Sampah

Sampah Rinjani / Foto: net
kicknews.today Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB membentuk tim kecil untuk menanggulangi persoalan sampah di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Tim kecil yang dipimpin Kepala Dinas Kehutanan NTB, Husnanidiaty Nurdin, beranggotakan sejumlah personil dari instansi terkait. Seperti Balai TNGR, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian ESDM, dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Dirjen Pengelolaan Sampah PSLB3 KLHK, Sudirman mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Pemprov NTB Rosiady Sayuti, tim kecil merumuskan sejumlah langkah jangka pendek maupun jangka panjang dalam persoalan sampah di TNGR. 

Kementerian LHK menargetkan, TNGR harus bersih dari sampah pada 2017. Ia menilai, Pemprov NTB lamban dalam mengatasi persoalan sampah di TNGR. Padahal, kebersihan dan kenyamanan TNGR yang merupakan objek wisata seharusnya mendapat perhatian lebih.

“Sangat berterima kasih terhadap partisipasi beberapa instansi di NTB ini, kami dari Kementerian LHK mendukung dengan keberadaan tim kecil, karena TNGR masuk destinasi wisata yang harus bersih dan enak dikunjungi,” ungkapnya, Rabu (26/10).

Kalaupun tim kecil terbentuk, ia meminta setiap pengunjung di TNGR bertanggungjawab atas sampah yang dibawanya. Hal ini akan dia tekankan kepada setiap kepala daerah di NTB. Tim kecil ini juga akan menggandeng masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas yang peduli dengan kebersihan TNGR. Menurutnya, sinergitas dan konsistensi merupakan kunci utama membuat TNGR bebas dari persoalan sampah. 

Sementara, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) R. Agus Budi Sentosa menyambut baik pembentukan tim kecil. Sebelumnya, ia merasa persoalan sampah di TNGR seolah menjadi tanggungjawab Balai TNGR semata. 

“Luar biasa, sebelum tim kecil terbentuk, TNGR sendirian bersihkan sampah. Kami rasa tanggung jawab itu tidak hanya pada TNGR saja, ada tanggung jawabnya pemprov dan pemkab, baru kali ini mereka semua sepakat, kita akan menyatukan langkah bagaimana mengatasi persoalan,” terangnya. 

Ada dua langkah yang akan dilakukan tim kecil. Untuk jangka pendek, akan ada aksi bersih-bersih masal yang juga melibatkan komunitas peduli Rinjani untuk membersihkan TNGR dari sampah. Namun, hal ini masih belum bisa terlaksana lantaran status TNGR yang masih belum dibuka untuk pengunjung. 

Untuk jangka panjang, tim akan memikirkan dan merumuskan langkah-langkah apa yang akan diambil agar persoalan sampah TNGR tidak terjadi secara terus menerus. 

“Tim kecil akan merumuskan tahun depan harus ngapain dan lebih menyatukan program,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Awas…! Sanksi Pidana 5 Tahun bagi Pemetik Edelweis

  Mataram – Sanksi pidana penjara paling berat lima tahun dan denda paling besar Rp ...