in

Tuntaskan Raperda Pengelolaan Sampah, Baru Bicara Beli Lahan

Salah satu lahan sampah Pemda KLU di Dusun Jugil/foto: iko
Salah satu lahan sampah Pemda KLU di Dusun Jugil/foto: iko
Salah satu lahan sampah Pemda KLU di Dusun Jugil/foto: iko

kicknews.today Lombok Utara – DPRD Lombok Utara menyarankan agar Pemda KLU menyelesaikan Raperda pengelolaan sampah. Hal itu sebagai dasar pembebasan lahan di tiga Gili.

“Itu akan menjadi dasar pembelian lahan, karena jangan sampai sudah beli (lahan) tetapi justru tidak bermanfaat,” ujar Ketua Komisi I Ardianto. Selasa (25/10).

Menurutnya, pembebasan lahan apalagi di tiga Gili, bukan persoalan mudah. Pasalnya harga lahan per are mencapai Milliaran.

“Kalau semua sudah jelas, maka kita juga tidak ada kendala membahasnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda KLU, Raden Eka Asmarahadi mengatakan, jika Raperda sudah diseleseikan pihak ketiga dan telah diserahkan ke Kantor Kebersihan.

“Dalam waktu dekat kita lakukan publik hearing. Anggarannya sudah ada di APBDP,” ungkapnya.

Dalam Raperda itu diatur bagaimana pengelolaan sampah, perencanaan, tugas dan wewenang pemerintah daerah, kewajiban, perizinan untuk pengelolaan sampah khususnya pihak ketiga, dan pelaksanaannya.

“Sedangkan untuk retribusi sendiri sudah diatur dalam Perda Retribusi. Ini untuk regulasi pengelolaan sampah di seluruh Lombok Utara termasuk tiga gili,” tandasnya.(iko)