Santap Bakso Cilok, Puluhan Siswa SD di Mataram Terkapar Keracunan

Siswa yang jadi korban keracunan cilok saat ditangani Puskesmas Pagesangan/ Foto : Ist
Siswa yang jadi korban keracunan cilok saat ditangani Puskesmas Pagesangan/ Foto : Ist

kicknews.today Mataram – Cilok atau pentolan bakso yang disantap dengan sambal dan saus memang menjadi favorit bagi semua kalangan, tak terkecuali anak anak. Namun makanan enak itu justru menjadi petaka. Sedikitnya 27 siswa SDN 28 Kota Mataram, Lingkungan Karang Anyar, Kelurahan Pagesangan Timur mengalami keracuanan, Selasa (25/10) sekitar pukul 11.00 wita.

Diduga setelah santap jajanan Cilok. Semua korban dilarikan ke Puskesmas Pagesangan. Kasubag Humas Polres Mataram AKP Arnawa menjelaskan, pada jam istirahat seorang siswa mengeluh sakit sakit perut pada gurunya. Siswa itu ditangani awal di sekolah.

“Selang beberapa menit kemudian, banyak siswa yang mengeluh sakit perut,” Ungkap AKP Arnawa.

Pada saat itu guru yang menangani pun panik dan menayakan para siswa yang merintih kesakitan teresebut ternyata telah mengkonsumsi Cilok yang dibeli di luar area sekolah. Cilok itu dijual SM (32), warga Gang Saffaat I, Lingkungan Gebang Timur, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram.

Pada saat itu, karana semakin banyak siswa yang mengeluh sakit perut, guru pun langsung bertindak dengan cepat membawa murid ke Puskesmas Pagesangan. Sedangakan pedagang cilok ternyata sudah tidak ada di lokasi.

Selanjutnya, Pihak Polsek Pagutan yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi dan mencari pedagang cilok tersebut. SM diamankan di kos-kosannya dan langsung dibawa ke Polsek Pagutan. Polsek Pagutan yang menangani kasus ini, langsung berkordinasi dengan Polres Mataram dan penjual cilok saat ini telah diamakan di Polres Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, Polres Mataram juga akan berkordinasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan untuk memeriksa jenis cilok yang dikonsumsi para korban. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat