OJK Minta BRI Mataram Usut Dugaan Keterlibatan “Orang Dalam”

kepala-ojk-perwakilan-ntb-yusri
kepala-ojk-perwakilan-ntb-yusri

kicknews.today Mataram – Bobolnya Anjungan Transfer Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang membuat beberapa nasabah harus kehilangan uang tabungan, membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan NTB angkat bicara.

Kepala OJK perwakilan NTB, Yusri mengatakan, mestinya BRI melakukan penyelidikan dan identifikasi terhadap oknum karyawan. Sebab menurutnya, sudah lazim ketika ada oknum yang ingin berbuat jahat.

“Memang sulit kita hindari orang yang ingin berbuat jahat. Apalagi ada oknum orang dalam,” ungkapnya, Selasa (25/10).

Dirinya sudah meminta kepada BRI untuk identifikasi seluruh rekening nasabah, terlebih nasabah yang dilanda musibah tabungannya hilang dan membayar uang kerugian nasabah. Kemudian, melakukan evaluasi terhadap ATM dan penempatan ATM tidak disembarang. Karena, ketika ATM ditempatkan pada titik yang kemungkinan jauh dari pantauan, memberikan peluang bagi oknum berbuat jahat.

“Kami sudah panggil dan meminta BRI mengganti kerugian nasabah dan sarankan supaya lakukan evaluasi ATM,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat