Diduga ada Aksi Skimming Dibalik Raibnya Duit Nasabah BRI

Ilustrasi ATM BRI
Ilustrasi ATM BRI

kicknews.today Mataram – Kasus hilangnya duit nasabah Bank BRI Mataram, diduga kuat dilakukan dengan cara Skimming. Sebuah aksi kejahatan pencurian informasi kartu kredit atau debit. Dengan modus menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal.

Dikutip dalam komentar berita Kicknews.today, I Ketut Nityananda Rama mengatakan, jika aksi serupa memang kerap dilancarkan dengan menggunakan benda kecil.

“Aksi Skimming tu, setiap penarikan cek slot card reader biasanya ada benda kecil yang dapat mencuri data nasabah,” tulisnya.

“Ya benar, ini kemarin tetangga saya hilang tiba-tiba uangnya Rp 3,5 juta dari saldo,” sambung Wiwik Bunda Fadhil.

Lantas bagaimana aksi Skamming dilancarkan ?. Dikutip dari laman www.hoaxes.id, umumnya pelaku membeli ATM yang sudah digandakan atau di-Skimming oleh kelompok hacker. Teknik Skimming dilakukan dengan cara menggunakan alat yang ditempelkan pada slot mesin ATM, modus operasinya adalah mengkloning data dari magnetic stripe yang terdapat pada kartu.

Dengan kartu ATM palsu itu, pelaku leluasa menguras uang pemilik rekening melalui penarikan tunai, pembelian debet, dan penukaran valuta asing (Valas).

Saat ini berbagai tuntutan pengembalian uang pun diserukan nasabah. Bahkan, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Yusri mengaku telah memanggil Kepala BRI Cabang Mataram.

“Saya juga meminta BRI tetap memberikan pelayanan yang maksimal. Tidak semuanya kebobolan, ada diantaranya merasa takut kemudian meminta pihak bank memblokir rekeningnya,” jelasnya, Senin (24/10).(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat