BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Sengketa Lahan Jadi Penghambat Investor Tanam Modal di NTB

Ketua DPD Apindo NTB Ketut Wolini

kicknews.today Mataram – Beberapa investor dari negara China, Norwegia dan Singapura enggan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort Lombok Tengah. Lantaran masih ada permasalahan lahan yang belum tuntas.

Hal itu disampaikan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) NTB, Ketut Wolini.

Dia mengatakan, para investor tersebut sudah mendatangi kantor DPD Apindo NTB, menyampaikan keinginan berinvestasi dikawasan tersebut. Hanya saja, sebagai pengurus Apindo Ia menyatakan tetap harus memberi informasi yang sesuai dengan kondisi lapangan. 

“Setelah kami jelaskan, mereka jadi ragu, mau tidak mau harus kita informasikan yang sebenarnya akan lahan itu,” katanya, saat musyawarah Provinsi ke VII DPP Apindo NTB, Kamis (20/10).

Menurutnyaa, KEK Mandalika Resort itu, susah berkembang karena alasan sertifikat lahan ditempat itu bermasalah. 

“Sampai saat ini, para investor takut berinvestasi pada lahan masih bermasalah,” katanya.

Kendati demikian, selaku pengurus Apindo, Ia akan tetap berupaya membangun citra baik NTB dimata investor. Salah satunya dengan membangun komunikasi intens bersama pemerintah daerah, untuk mencari solusi penyelesaian masalah ini.

Disebutkannya juga bahwa memang kondisi status lahan sebagian besar tidak bermasalah. Namun posisi lahan yang masih dinilai bermasalah itu yang menjadi incaran pemodal. 

“Kami berharap, pemerintah tuntaskan persoalan lahan kalau ingin NTB cepat berkembang,” pungkasnya.

Sementaraa para pengusaha dari luar negeri memang sangat serius ingin berinvestasi di NTB. Salah satu buktinya, mereka mengundang Apindo untuk datang ke negaranya guna membicarakan rencana investasi kedepan. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kota Jeddah Arab Saudi Banjir

  kicknews.today – Sejumlah kawasan di Kota Jeddah Arab Saudi dilanda banjir, akibat hujan deras ...