Perda Bebas Rokoknya Sudah Ada, Pelaksanaannya?

terlihat-dengan-santainya-merokok-di-salah-satu-lobi-kantor-skpd-lobar
terlihat-dengan-santainya-merokok-di-salah-satu-lobi-kantor-skpd-lobar

kicknews.today Lombok Barat – Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tak berjalan mulus. Tentu penyebab utamanya adalah disiplin masyarakat yang masih kurang. Terlebih lagi, penerapan Perda KTR di kantor-kantor pemerintahan juga masih lemah. Masih banyak pelanggaran terhadap KTR yang terjadi.

Anggota DPRD Komisi II Indra Jaya Usman mengatakan penerapan perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dinilai kurang maksimal di Lombok Barat. Menurutnya, tingkat kepatuhan terhadap perda tersebut masih fluktuatif.

“Masih banyak yang tidak menerapkan perda ini,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut Indra, hal ini menjadi tugas utama eksekutif untuk pelaksanaannya. Terutama Satpol PP yang dianggap sebagai pengawal perda.

“Ini bukan melempem, tapi tidak ada penegakan sama sekali,” tegasnya.

Sementara itu, Dikes Lobar H. Rahman M. Kes saat dikonfirmasi via telepon mengatakan penegakan Perda KTR masih belum maksimal. Perda ini baru berlaku di kawasan pelayanan kesehatan. Sementara beberapa tempat lainnya belum diterapkan. Meski begitu, Dikes Lobar akan melakukan sosialisasi dengan beberapa lintas sektor terkait. Sosialisasi akan dilakukan dibeberapa tempat umum. Seperti sekolah, kantor dan tempat lainnya.

“Dengan tidak merokok sembarangan yang dampaknya akan sangat berpengaruh bagi kesehatan orang lain,” jelasnya

Sosialisasi KTR perlu terus dilakukan. Masyarakat sedini mungkin diberikan pemahaman dan penyadaran, bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan. Demikian juga dari aspek edukasi. Tidak merokok akan memberikan pembelajaran dan contoh baik bagi usia produktif dalam menjaga kesehatan.

“Menempatkan sekolah, tempat ibadah dan sarana kesehatan lainnya sebagai KTR menjadi suatu rambu,” ujarnya.

Rahman juga menilai bahwa tujuan pemberlakuan perda KTR adalah untuk membudayakan hidup sehat, menekan perokok pemula dan melindungi perokok pasif.

“Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok yang efektif adalah yang dapat dilaksanakan dan dipatuhi. saya berharap, perda ini dapat ditegakkan dengan baik.” tandasnya (aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat