Ada CCTV, Imigrasi Mataram Bilang Tak Pernah Temukan Pungli

Imigrasi Mataram
Imigrasi Mataram

kicknews.today Mataram, – Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, Nusa Tenggara Barat, berkomitmen memberi tindakan tegas terhadap para pelaku yang melakukan pungutan liar (pungli) di wilayah kerja setempat.

“Pimpinan sudah memberikan instruksi kepada seluruh pegawai untuk tidak ada kegiatan pungli ataupun menerima hadiah, baik itu dari segi pelayanan maupun bidang lainnya,” kata Kepala Sub Seksi Pengawasan Imigrasi Kelas I Mataram I Ketut Satria Widasmara kepada wartawan, Selasa (18/10).

Komitmen untuk mengikuti instruksi pimpinannya, Widasmara tidak hanya melakukan pengawasan, melainkan turut serta melakukan pencegahan dengan mengingatkan rekan kerjanya untuk selalu memberikan pelayanan secara transparan kepada masyarakat tanpa harus menerima imbalan dalam bentuk apapun.

“Tetap kita berikan imbauan untuk selalu mengikuti arahan pimpinan,” ujarnya.

Untuk itu, selama menjalankan tugas sebagai Kepala Sub Seksi Pengawasan Imigrasi Kelas I Mataram, Wadismara mengaku belum pernah menemukan adanya aktivitas pungli di “internal” kepegawaiannya.

“Kan kita ada CCTV, dari sana seluruh aktivitas pelayanan di kantor bisa langsung termonitor. Jadi tidak bisa macam-macam lagi,” katanya.

Berkaitan dengan keberadaan calo yang diduga kerap menjamur di kantor imigrasi, Wadismara mengatakan, sudah tidak lagi melihat aktivitas tersebut. Melainkan, munculnya calo resmi yang sudah mendapat izin langsung dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTB.

“Yang ada saat ini calo resmi, mereka ini yang mendapat izin sah sebagai biro jasa dari kanwil. Mereka hadir sebagai pembantu masyarakat untuk mengurus dokumen keimigrasian disini,” ucapnya.

Sebenarnya keberadaan calo resmi di lingkup kerja Kantor Imigrasi Kelas I Mataram, kata dia, tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. “Mereka ini ‘kan menawarkan jasa untuk membantu masyarakat mengurus dokumen keimigrasian dan mereka juga tetap mengurusnya sesuai dengan prosedur yang ada,” ujar Wadismara.

Namun dia mengimbau kepada masyarakat ataupun warga negara asing (WNA) yang hendak mengurus dokumen keimigrasiannya melalui pintu resmi. Wadismara mempersilahkan masyarakat untuk mengurusnya sendiri tanpa melalui perantara.

“Sebenarnya mengurus dokumen keimigrasian seperti paspor itu tidak sulit, prosedurnya cukup jelas dan proses pembuatan di negara kita ini yang paling cepat, bisa dibandingkan dengan negara lain,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat