Miris… Ditinggal Cerai Orang Tuanya, Bocah asal Sekotong Menderita Kangker Ganas

Tirta bocah yang menderita kanker stadium 4 Asal sekotong
Tirta bocah yang menderita kanker stadium 4 Asal sekotong

kicknews.today Lombok Barat – Kisah pilu menimpa bocah bernama Tirta (6) asal Dusun Pengantap, Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong. Bocah pasangan Sartika dan ini mengidap penyakit kangker getah bening senjak beberapa bulan terakhir. Bagian pipi bocah malang ini membesar. Kondisi bocah ini diperparah,  keluarga kakek bocah ini berasal dari keluarga tak mampu sehingga tak mampu membiayainya berobat.

Ditemui Rabu Malam (12/10) malam, menurut Fajar, cucunya dirujuk dari Puskesmas Sekotong Senin (10/10). Ia baru bisa merujuk cucunya karena selama ini terkendala biaya. “Penyakit ini telah diderita selama satu setengah bulan, kami tak punya biaya untuk berobat,” tutur Fajar.

Awalnya jelas Fajar, kondisi cucunya normal. Tidak pernah terjadi gejala apapun dengan cucunya. Namun beberapa bulan terakhir, muncul benjolan kecil yang kemudian membesar. Ada enam benjolan pada tubuh cucuknya itu. Dua di ketiak, dua benjolan di selangkangan dan leher. Kondisi cucunya tak memperoleh perawatan maksimal, karena ketidak mampuanya. Lebih-lebih, ia sendiri yang merawat cucunya tersebut.

Selama ini, cucunya ini tak pernah mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya. Sebab di saat masih dalam kandungan, kedua orang tuanya telah bercerai. Kini ibunya yang bernama Sartika sedang merantau ke Brunai Darusalam menjadi TKW. Sedangkan sang ayah pergi menjadi TKI ke Malaysia.

“Orang tuanya sudah pisah sejak masih dalam kandungan,” jelasnya.

Menurut Fajar selama cucunya mengidap penyakit dia tidak pernah membawanya ke dokter. Karena tak memiliki biaya. Dia hanya pernah membawa sang cucu untuk berobat ke dukun namun tak kunjung sembuh. Sehingga dia membawa bocah lima tahun ke puskesmas Sekotong. Beberapa lama dirawat di puskesmas, cucunya dirujuk ke rumah sakit Tripat Gerung, Lombok Barat.

“Ia berharap adanya bantuan dan perhatian dari pikah terkait, khususnya pemerintah Kabupaten Lombok Barat.” Harapnya. (aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat