Pak Ahok, Belajarlah Dari TGB

Ahok dan TGB
Ahok dan TGB

kicknews.today Mataram – Menjadi seorang pemimpin memang tidak mudah karena harus berhubungan dengan berbagai type dan lapisan masyarakat, termasuk jajaran bawahan dan kolega serta instansi terkait. Karenanya ditutntut harus mampu memahami situasi, kondisi serta memiliki tutur kata yang baik dan santun.

“Berbicara pemimpin yang baik, sangat banyak di Indonesia, ada Ridwal Kamil, Ganjar Pranowo, Tri Rismaharani termasuk TGB atau Zainul Majdi. Diantara nama itu, kalau soal pemahaman Agama, karakteristik, sikap, bahasa tubuh, siapa tidak kenal Gubernur NTB. Saya rasa sangat cocok jika Ahok belajar sama TGB,” ungkap wakil ketua DPRD NTB, TGH Mahally Fikri, Senin (10/10).

Ungkapan tersebut disampaikan Mahally merujuk pada situasi di Ibu Kota sebagai Pusat Pemerintahan di Indonesia. Dimana saat ini situasi DKI Jakarta yang tengah berproses menuju pemilihan pimpinan, sedang mendapat sorotan dari hampir seluruh masyarakat Indonesia akibat beberapa kejadian terkait calon yang sedang berkompetisi menuju DKI.

Mahally mengakui memang tidak ada manusia yang sempurna di Dunia ini. Namun jika melihat sikap Gubernur DKI saat ini yang sekaligus menjadi calon petahana, memang terkesan cukup arogan. Karena cara berbicara yang seolah-olah asal ceplas-ceplos, kadang terkesan tidak menghargai bawahan. Sikapnya itu disebut Mahally sangat jauh berbeda dengan TGB yang disebutnya bijak dalam semua hal.

“TGB merupakan pemimpin yang baik, berhasil membangun daerah. Contoh beberapa penghargaan diraih, WTP Lima kali berturut-turut. Begitu halnya program MDGs, mampu menurunkan angka kemiskinan, dan lain sebagainya. Sehingga, tidak susah diukur untuk diakui keberhasilannya,” katanya.

Oleh karena itu lanjutnya, TGB bisa dijadikan contoh pemimpin yang baik dan tauladan, sehingga berbicara karakter, antara TGB dengan Ahok memang sangat berbeda.

“Ahok dan TGB jika dibandingkan sangat jauh bedanya, antara Bumi dan Langit.” tegasnya.

Ia lanjut menjelaskan alasanya, menyebut TGB layak dijadikan contoh dalam hal tata cara memperlakukan orang lain. Menurut Mahally, tidak ada satupun manusia yang mudah menerima perlakuan kasar. Apalagi sampai dinistakan, bahkan oleh orang terdekat sekalipun.

“Tidak ada manusia mau dinistakan dan tidak ada pandangan baik bagi manusia yang angkuh, malah menimbulkan antipati,” cetus politisi Demokrat NTB ini.

“Yang pasti Ahok cocok lah belajar ke TGB, termasuk juga ke para pemimpin hebat lainnya seperti Ridwan Kamil, Risma, Ganjar Pranowo dan yang lainnya. Mereka paham bahasa tubuh. Bagaimanapun marahnya pemimpin harus tetap bisa menjaga raut wajah, sikap, bicara dan bahasa seperti TGB,” pungkasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat