Pemasok ‘Cimeng’ di Gili Trawangan Tertangkap

ilustrasi

kicknews.today Mataram, – Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat, berhasil menangkap TA (51), seorang warga yang diduga berperan sebagai bandar (pemasok) narkoba di kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara.

Kepala BNNP NTB melalui Kabid Pemberantasan AKBP Bunawar di Mataram, Senin (10/10), mengatakan, peran TA terungkap setelah pihaknya berhasil menangkap seorang warga yang diduga berperan sebagai pengedar (kurir), dengan inisial KJ.

“Dari hasil penyergapannya, petugas menemukan dua paket klip plastik bening yang berisi ganja. Barang itu ditemukan dalam kantong celananya,” kata Bunawar.

Setelah berhasil mengamankan KJ, petugas kemudian melakukan pendalaman keterangannya. Dari pengakuan KJ, petugas menemukan identitas TA yang disebut sebagai pemasok barang haram tersebut.

“Menindaklanjutinya, petugas langsung memburu TA,” ujarnya.

TA yang diketahui tinggal di salah satu kos-kosan yang ada di kawasan wisata Gili Trawangan ini, langsung disambangi oleh petugas. Namun sesampainya di tempat tinggal TA, petugas hanya bertemu dengan istri dan anaknya.

“Cuma ada anak dan istrinya, tapi tetap kita geledah,” ucap Bunawar.

Selama proses penggeledahan, TA kemudian muncul dan menyerahkan diri kepada pihak petugas. Selain mengamankan TA, petugas juga berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga narkoba jenis ganja.

Narkoba yang diduga ganja itu ditemukan dalam 51 paket klip plastik bening, dengan jumlah berat keseluruhannya mencapai 356,18 gram. Selain itu, petugas juga ikut mengamankan sisa barang haram tersebut yang diketahui berupa potongan ranting dan daun yang diduga langsung berasal dari pohonnya, dengan berat mencapai 32,59 gram.

“Semua barang bukti sudah kita amankan,” kata Bunawar.

Lebih lanjut, terkait dengan asal usul barang yang dibawa oleh TA ini, petugas masih melakukan pendalaman di lapangan. Namun dari keterangan yang sudah di dapat petugas, barang haram tersebut diperoleh TA dengan cara bertransaksi di kawasan perairan Gili Trawangan.

“Transaksi mereka di laut, ini yang masih kita kembangkan,” ujarnya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat