Melihat Promoter ke 9 Polri di Kasus lllegal Logging

Polres Loteng amankan 30 meter kubik kayu ilegal
Polres Loteng amankan 30 meter kubik kayu ilegal

kicknews.today – Mataram Maraknya tindak pidana illegal logging membuat anggota Polres Lombok Tengah mengambil tindakan tegas, tidak hanya untuk pengangkut, tapi juga bagi pembeli. Sebagaimana ditemukan Satreskrim Polres Loteng bersama anggota Polhut Minggu (09/10) lalu. Sekitar 30 kubik kayu Mahoni dalam bentuk bulat disita dari rumah warga berinisial  S, yang diduga pemilik kayu illegal asal dusun Lingkungan Lima, Desa Seteling, Kecamatan Batu Keliang Utara, Lombok Tengah.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti menjelaskan, penindakan ini dilakukan terwujudnya program Promoter ke 9 Kapolri, tentang penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan. “salah satunya terkait  penanganan kasus tindak pidana penebangan dan pengolahan kayu hutan tanpa ijin,” tegas Tri Budi.

Sementara penyitaan kayu itu dilakukan atas dasar tindak lanjut informasi masyarakat. Minggu sekitar pukul 16.00 wita barang bukti yang ditemukan di rumah S dibawa ke Polres Lombok Tengah yang dibantu dengan satu regu unit Opsnal Buser, satu regu Sabhara, satu unit Satreskrim Polsek Batu Keliang, Polhut, dan Unit Tipiter Polres Loteng, yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipiter Ipda L. Eka Ariya.

“Barang bukti yang berhasil diamakan oleh anggota berupa 30 kubik kayu mahoni berbentuk papan, satu buah pisau geregaji pemotong kayu dan mesin Sawmill beserta perangkatnya,” jelas  Tri Budi.

Saat ini anggota telah membawa kayu tersebut ke Polres Loteng dengan menggunakan tiga truk pengangkut. Selain itu Polisi juag telah memeriksa dua orang saksi atas nama Haerudin dan Sahri yang diketahui sebagai pekerja di tempat pengolahan kayu tersebut. Polisi juga telah berkordinasi dengan Dinas Kehutanan Loteng untuk melakulan lacak balak. Apa bila pemilik kayu yang berinisial S terbukti bersalah Polisi akan menjerat dengan undang undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. (mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat