Sekolah di Lobar Harus Sediakan Tempat Bermain, “Ayunan” Boleh…

ilustrasi
ilustrasi

kicknews.today Lombok Barat – Ditujukan untuk membuat Lombok Barat terbebas dari kekerasan terhadap anak. Pemkab Lobar memulainya dari aspek pendidikan.

Kadis Pendidikan dan Budaya Lobar H Ilham mengungkapkan bahwa seluruh Kepala Sekolah diwajibkan untuk menandatangani pakta integritas diatas matrai, yang berisi kesanggupan mereka untuk menjadikan sekolah menjadi ramah anak.

“’Dari TK, Paud, SD, SMP, SMA, Dan SMK kita kan sudah buat.” ungkapnya, Jumat (7/10) di Lobar.

Ramah anak Yang dimaksud adalah anti kekerasan. Memperhatikan tingkat perkembangan anak dalam pendidikan. Sekolah juga diwajibkan menyediakan fasilitas-fasilitas anak untuk bermain. Sehingga tidak hanya belajar di kelas, anak juga harus memiliki kesempatan bermain.

“Sehingga disekolah biar itu SD, SMP, SMA bukan haram hukumnya ada ayunan,”tuturnya.

Dengan cara ini diharapkan anak bisa mengembangkan seluruh potensinya. Sehingga kedepan akan tercipta generasi muda yang anti kekerasan.

Ilham mengancam jika sampai ada kepala sekolah yang melanggar fakta integritas itu, akan langsung mendapat teguran dan pembinaan.

“Jadi telah disampaikan kepada seluruh teman-teman kepala sekolah, yang tidak mengikuti program ini akan kami evaluasi” tegasnya

Selain tujuan jangka panjang itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meniatkan pola pendidikan itu sebagai salah satu cara menuju Kabupaten Layak Anak.(aan)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat