Petugas Pemadam Kebakaran Badara Lombok Diduga Dibalik Penyelundupan Lobster  

Selundupan Lobster
Petugas bandara dan Balai Karantina Ikan menunjukkan barang bukti bungkus plastik bibit lobster yang disita tadi pagi 

kicknews.today Mataram – Lagi lagi penggagalan penyelundupan bibit lobster. Kasus yang sama seolah tak ada habisnya. Penangkapan kembali dilakukan  Jumat (07/10) Lombok Internasional Airport. Saat bandara masih sepi,  sekitar pukul 06.30 wita bertempat, aparat setempat menggagalkan penyelundupan Baby Lobster sebanyak 50 kantong dari pelaku JY. Meski akhirnya digagalkan, namun nyaris lolos karena ada dugaan petugas pemadam kebakaran Bandara yang terlibat.

Kronologis sebelum pengungkapan oleh tim KP3 Bandara Lombok bersama aparat gabungan, pukul 06.20 wita petugas mencurigai adanya tas koper warna coklat di ground handling, kemudian dilakukan pemeriksaan X Ray. Hasilnya, ditemukan koper tersebut berisikan Baby Lobster. Dari 50 kantong baby lobster yang disita dari tangannya, total 25.000 ekor yang dibawa. YD merupakan penumpang Lion Air JT 0823 V tujuan  Surabaya-Batam.

“Selanjutnya petugas melakukan pelacakan dan mendapati pemilik koper adalah  JY,” kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti. JY kemudian dibawa ke ruang monitor CCTV.

Setelah diamankan, pihak TNI juga turut memeriksa bersama otoritas bandara. Tersangka JY kemudian dibawa ke pos central security bandara. Pada saat di ruang central security, dugaan berkembang ke keterlibatan pihak lain dalam upaya penyelundupan itu. “Muncul nama petugas pemadam kebakaran bandara yang diduga turut membantu aksi YD,” ungkap Tri Budi. Saat itu juga dilakukan pemanggilan terhadap  EP, petugas pemadam kebakaran yang dimaksud. EP diketahui sebagai  Danru Pemadam Kebakaran Bandara  Lombok. “Dia langsung diperiksa untuk dimintai keterangan karena diduga terlibat dalam upaya penyelundupan itu,” terang Tri Budi.

Setelah proses penangkapan itu, pihak keamanan bandara, bersama TNI kemudian berkoordinasi dengan Balai Karantina Ikan Mataram. Barang bukti dan tersangka diserahkan untuk diproses hukum lebih lanjut. (bh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat