Tak Ada Jembatan, Siswa Harus Sebrangi Sungai Lewat Pipa PDAM

nampak-pelajar-saat-menyebrangi-saluran-pipa-pdam-untuk-sekolah
nampak-pelajar-saat-menyebrangi-saluran-pipa-pdam-untuk-sekolah

kicknews.today Lombok Utara – Sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah dan Aliah di Dusun Dasan Tengah, Desa Bentek, KLU harus nekat menyebrangi sungai dengan memanfaatkan pipa saluran PDAM untuk mendapat pendidikan.

Pasalnya, tidak ada jembatan yang menghubungkan dengan Desa Jenggala yang ada disebelahnya. Hal ini pun kerap menjadi kekhawatiran orang tua siswa.

“Setiap hari ketika air meluap di Sungai Pekatan, maka anak-anak harus melalui pipa itu. Padahal disana berbahaya karena licin, saya takut mereka bisa jatuh,” ujar salah seorang wali murid, Biq Umar. Kamis (6/10).

Terdapat belasan siswa yang setiap hari melalui jalur itu. Jembatan permanen memang menjadi kebutuhan warga. Karena selain untuk akses pendidikan warga, Desa Bentek dan Desa Jenggala merupakan kawasan penghasil kopi terbesar di KLU.

“Ada sekitar 15 siswa yang lewat disana. Selain itu warga disini susah beraktivitas, padahal disini merupakan wilayah penghasil kopi,” jelasnya.

Ia berharap Pemda KLU bisa membangunkan jembatan agar masyarakat lebih mudah.

“Kami disini sangat mengharapkan jembatan, kalau tidak minimal kereta gantung. Sehingga anak-anak kami bisa sekolah dengan tenang,” pungkasnya.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat