BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Oknum PNS Kota Mataram Jadi Mafia Penggelapan Motor Sewaan

Tersangka PNS aktif di Pemkot Mataram dan seorang pensiunan diciduk Polda NTB dalam kasus penggelapan motor sewaan
Tersangka PNS aktif di Pemkot Mataram dan seorang pensiunan diciduk Polda NTB dalam kasus penggelapan motor sewaan

kicknews.today Mataram – Saat ini, kejahatan dengan modus menyewa sepeda motor lalu  digelapkan, semakin marak. Polda NTB menemukan kasus itu setelah menindaklanjuti laporan korban pemilik penyewaan kedaran roda dua. Korban H.Ahmad Aminin warga Jeringo, Kelurahan Rembige, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, melaporkan penggelapan sekitar Bulan Juli lalu. Menurut informasi pelaku penggelapan sepeda motor diketahui sebagai oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) yang dinas disalah satu instansi di Kota Mataram. Atas laporan itu, kedua oknum PNS tersebut pun ditangkap.

“Kedua tersangka ini kita ketahui adalah oknum PNS, satu masih aktif dan satu lagi pensiunan PNS,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Kholilul Rochman Kamis (06/10).

Dua orang tersangka tersebut masing masing berinisial I WW, warga Jalan menjangan nomor 02 kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang. Sedangkan Seorang lagi adalah pensiunan PNS yang diketahui bernama I NS alias Cipta warga Lingkungan Mambe, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang.

Modus yang dilakukan kedua tersangka,  dengan berpura pura menyewa motor korban dalam jangka waktu tertentu. Namun pada saat sudah jatuh tempo, tersangka tidak mengembalikan motor korban. Rupanya motor korban telah dipindah tangankan dengan cara digadai ke orang lain. Kedua tersangka ini menggadikan mulai dari harga Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per satu unit kendaraan.

“Dalam kurun waktu 5 bulan ini, kedua tersangka telah melakukan aksi menggelapkan berbagi tipe kedaraan roda dua,” sebut Kholilul.

Barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dari kedua tersangka adalah 10 unit sepeda motor berbagai merek dan tipe. Sementara korban merugi hingga Rp 100 juta.

Kini kedua ditahan di Rutan Polda NTB untuk mempertanggung jawab kan perbuatanya. Keduanya dijerat dengan pasal 372 ayat 1 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(mh)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Polisi Diminta Perbanyak Razia Siswa yang Bawa Motor ke Sekolah

  Mataram – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat meminta polisi mengintensifkan razia siswa ...