BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Oh… Ternyata Kebersamaan Tak Selamanya Indah

AKBP Dewa Wijaya, saat menemui perwakilan nelayan dan masyarakat Gili Gede Sekotong Lombok Barat
AKBP Dewa Wijaya, saat menemui perwakilan nelayan dan masyarakat Gili Gede Sekotong Lombok Barat

kicknews.today Lombok Barat – Kebersamaan kerap dianalogikan sebagai hal yang cenderung positif. Namun ternyata tidak semua bentuk kebersamaan berujung positif, setidaknya menurut AKBP Dewa Wijaya.

Perwira Menengah Polda NTB yang kini menjabat sebagai Kasat Rolda Direktorat Polair Polda NTB itu, menilai bahwa tak jarang kebersamaan juga membawa hal negatif. Seperti contohnya jika terdapat beberapa orang yang sedang dalam kondisi kesulitan dalam hal ekonomi, jika sering bertemu dan berdiskusi kerap berujung menjadi kesepakatan berbuat tindak pidana.

“Jangan sering memupuk kebersamaan dalam kesulitan, karena itu tidak jarang berujung pada kerawanan kamtibmas.” Tegasnya, di Mako Polair Polda NTB, Selasa (4/10).

Menurut Dewa, kebersamaan memang sesuatu yang sangat dibutuhkan manusia selaku mahluk sosial. Namun kebersamaan tersebut akan sangat baik jika dimanfaatkan untuk berkumpul, dan berdiskusi tentang hal positif dan produktif. Bukan hanya itu menurutnya, eksekusi atau tindak lanjut dari diskusi positif itu juga menjadi bagian yang tidak boleh dilupakan.

“Kalau sudah berkumpul dan berdiskusi tentang hal hal positif. Tentunya harus dibarengi dengan tindak lanjut atau tindakan nyata. Jangan cuma bikin konsep terus bubar. Sama saja nihil.” katanya.

Menurutnya juga kebersamaan akan jauh lebih baik jika dipupuk tidak dalam kondisi kesulitan. Jadi konsep pemikiran yang dihasilkan dalam diskusi dan tindak lanjutnya, diyakini akan jauh lebih positif dan maksimal.

“Jika ingin berbuat positif dan berdampak masif untuk masyarakat, kebersamaan menjadi solusi terbaik. Namun tentunya akan sangat baik dalam kondisi “fresh” dan tidak dalam kondisi sulit.” paparnya.

Jadi menurutnya sebisa mungkin setiap pihak, jika tengah dalam kondisi kesulitan, harus mau berfikir dan bekerja semaksimal mungkin. Dengan cara memikirkan dan menyelesaikan masalah satu-persatu, dari yang termudah terlebih dahulu.

“Masalah untuk setiap orang itu pasti ada, secara personal harus mau berfikir dan berbuat lebih maksimal untuk menyelesaikannya. Jangan mikirnya sekalian, ruet kalo semua masalah dipikirin sekalian.” tegasnya.

Konsep tersebut dipaparkan Dewa didepan beberapa perwakilan warga nelayan Gili Gede yang datang bertatap muka, untuk membahas solusi dua warganya yang sempat harus berurusan dengam hukum, saat membawa BBM tanpa surat ijin yang lengkap. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Para PS di Senggigi Wajib Cek Kesehatan Tiga Bulan Sekali

  Lombok Barat – Patner Song (PS) disejumlah Kafe maupun Karaoke yang berada di wilayah ...