Diduga Lakukan Praktek Ilegal, Koperasi LS Terancam Ditutup

kepala-dinas-koperasi-dan-umkm-provinsi-ntb-hj-putu-selly-handayani
kepala-dinas-koperasi-dan-umkm-provinsi-ntb-hj-putu-selly-handayani

kicknews.today Mataram – Koperasi adalah salah satu lembaga bentukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan taraf hidup dan pendapatan masyarakat, dengan konsep adil dan merata untuk setiap anggotanya.

Hanya saja, keberadaan Koperasi khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB), kerap kali disalah gunakan untuk pemanfaatan yang melanggar aturan, tugas dan fungsi koperasi. Salah satunya Koperasi LS, dilaporkan telah melakukan praktek ilegal.

“Koperasi LS ini dilaporkan masyarakat ke Kementerian Koperasi, karena diduga melakukan praktek ilegal, yakni melelang barang jaminan masyarakat. Cara itu, tidak ada aturannya dalam Koperasi,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Hj Putu Selly Handayani, Rabu (5/10).

Menurut undang-undang nomor. 25 tahun 1992 pasal 4, di jelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan, sebagai urat nadi kegiatan perekonomian, upaya mendemokrasikan sosial ekonomi, meningkatkan kesejahteraan warga, memperkokoh perekonomian rakyat dengan jalan pembinaan koperasi.

Koperasi tidak boleh melakukan praktek tersebut, apalagi menjalankan asuransi, dan kesalahan LS melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tapi, tidak ada audit independen. Padahal, sudah bermodal besar harus melakukan audit tersebut.

“Intinya, Koperasi LS, masih proses gugatan dan terancam ditutup perintah pusat,” ujarnya. Selly menambahkan, Dinas Koperasi dan UMKM akan munurunkan Satuan Tugas (Satgas) untuk memantau Koperasi tersebut karena diduga melakukan praktek ilegal.

“Jika terbukti salah ijin operasinya akan dicabut.” pungkasnya. (prm).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat