GFNY Indonesia, Lombok Diserbu 600 Peserta Balap Sepeda Dari Seluruh Dunia

Nampak beberapa peserta GFNY yang telah melintasi garis finish
Nampak beberapa peserta GFNY yang telah melintasi garis finish

kicknews.today Lombok Utara – Perlombaan balap sepeda Gran Fondo New York (GFNY) resmi dibuka pada hari Minggu (2/10). Bertempat di kawasan Senggigi tepatnya di depan Hotel Sentosa, ratusan peserta memacu sepedanya pada pukul 06.00 Wita.

“Saya harap peserta menikmati keindahan yang membentang sepanjang jalur perlombaan GFNY Indonesia ini,” ujar Gubernur NTB, Zainul Majdi dalam sambutannya sebelum start.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Mohammad Faozal menjelaskan, event ini merupakan promosi murah meriah. Dari sini peserta yang notabene wisman bisa mendapatkan pengalaman bagus untuk diceritakan.

“Ini kan promosi pariwisata murah meriah, semoga dari sini mereka mendapatkan pengalaman yang menarik untuk diceritakan kepada komunitas, saudara, dan keluaragnya. Harapannya tentu mereka akan tertarik datang kesini,” katanya.

Sekitar 600 peserta lomba yang mengikuti GFNY ini. Diantaranya 400 peserta merupakan WNI dan 200 lainnya merupakan wisatawan mancanegara dari 32 negara di Dunia.

Dalam perlombaan, ada dua kategori jarak tempuh yakni 180 km dan 80 km. Khusus rute 180 km, peserta akan melewati empat Kabupaten Kota yakni Lobar, Mataram, Loteng, Lombok Utara dan balik lagi ke posisi start. di rute 80 km, peserta hanya melewati jalur Lobar, Mataram, dan Lombok Utara saja.

Pantauan Kicknews.today, Selain Gubernur NTB, Zainul Majdi, juga ada beberapa peserta lomba dari kalangan pejabat, misalnya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, hingga Bupati KLU, Najmul Akhyar.

Hingga pukul 11.00 Wita, sudah banyak peserta di dua kategori itu yang berhasil melintasi garis finish.

“Tadi cuma panas saja, treknya enak. Lihat jalannya, infrastukturnya dan animo masyarakat yah layak lah kalau disini ada tur Lombok Sumbawa sangat layak,” jelas Ketua Umum PB ISSI, Raja Sapta Oktohari, pada wartawan usai mencapai garis finish.(iko).

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat