Semangat Ketua KONI! Meski Target Emas PON Belum Tercapai

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, HMS. Kasdiono
Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB, HMS. Kasdiono

kicknews.today Mataram – Ungkapan Ketua Koni NTB H. Andi Hadiyanto yang menyatakan akan mundur jika target  pencapaian 15 medali emas pada PON 19 Jawa Barat untuk NTB tidak tercapai. yang dilontarkan ketua KONI NTB,  tidak tercapai, Mendapat atensi dewan. Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB HMS Kasdiono, meminta agar Andi tetap memegang tugas jabatan tersebut.

“Jangan mundur lah, kalaupun sudah berjanji, mari bertanggungjawab atas kondisi KONI makin melorot,” ungkapnya. (30/9)

“Adapun hasil, itulah yang terbaik dari Allah SWT. Secara kelembagaan, olahraga mengajarkan kita sportif,” katanya.

Tidak tercapainya target 15 emas, dinilai mesti menjadi bahan evaluasi untuk penataan lebih baik untuk kedepan. Karena masih ada even-even lain menanti kedepan.

“Kita terima kenyataan ini. Namun, kondisi ini dijadikan bahan evaluasi kita bersama,” pesannya.

Kasdiono menjelaskan bahwa dibandingkan dengan PON ke-17 di Kalimamtan Timur dan PON ke-18 di Riau, prestasi dari sisi peringkat pada PON ke-19 di Jabar menurun.

Meski ia menilai bahwa sistem tetap berjalan, bahkan kegiatan platda dirasa cukup panjang. Sehingga peresiapan untuk meraih target mestinya sudah tidak ada masalah.

“Mestinya, percayakan pada cabor, tinggal evaluasi. Heran kenapa jadi begini,” cetusnya.

Disebutkannya juga bahwa anggaran yang cukup memang penting. Namun tetap harus dibarengi pola pembinaan yang tepat, karena anggaran menurutnya bukan segala-galanya.

“Sebenarnya, pendekatan humanistik harus dilakukan supaya atlet nyaman,” tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah Cabor dan atlet yang diterjunkan lebih banyak dibandingkan tahun 2012 lalu. Sementara anggaran yang diberikan ke KONI dari APBD murni 2016 adalah sebesar Rp 22,5 miliar. Angka tersebut belum termasuk yang dipersiapkan untuk hadiah atau bonus dari APBDP bagi para atlet. Hadiah itu berbentuk dana pembinaan yang berjumlah Rp. 150 juta bagi peraih emas. Perak Rp. 75 juta dan perunggu  sebesar Rp 60 juta. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat